Cardano Melonjak 5%: Institutional Accumulation 16 Bulan Beruntun Jadi Katalis
Baca dalam 60 detik
- Harga ADA naik 5% dalam sehari, didorong arus masuk institusional yang konsisten selama 16 bulan berturut-turut.
- Founder Cardano menyebut masa depan aset ini cerah, namun harga masih 95% di bawah rekor tertinggi 2021.
- Keputusan suku bunga The Fed hari ini akan menentukan arah jangka pendek ADA, bersamaan dengan uji resistensi teknikal.

Cardano (ADA) mencatat kenaikan harga hampir 5 persen dalam 24 jam terakhir, melesat ke level $0,164 di tengah optimisme yang dipicu oleh akumulasi institusional yang tak kunjung surut. Pergerakan ini jauh melampaui rata-rata pasar kripto yang hanya tumbuh 1,38 persen, menandakan adanya katalis spesifik yang bekerja di balik aset digital ini.
Data menunjukkan produk investasi berbasis Cardano telah mencatatkan arus masuk bersih selama 16 bulan beruntun. Pola ini, menurut para analis, mencerminkan pembelian berbasis keyakinan dari para manajer aset, bukan sekadar spekulasi ritel yang kerap memicu lonjakan harga jangka pendek. โIni adalah sinyal langka bahwa modal profesional terus bertaruh pada tesis jangka panjang Cardano meskipun harga sedang tertekan,โ ujar seorang trader yang enggan disebut namanya.
Namun, di balik sentimen positif tersebut, harga ADA saat ini masih terperosok sekitar 95 persen dari rekor tertingginya di $3,09 pada September 2021. Sepanjang tahun ini, aset kripto ini sudah kehilangan lebih dari separuh nilainya. Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, dalam sesi AMA di X baru-baru ini, menyatakan bahwa โhari-hari terbaik Cardano masih di depan.โ Pernyataan itu muncul saat harga ADA masih berkutat di level $0,16, jauh dari masa kejayaannya.
Secara teknikal, ADA saat ini sedang menguji garis tren menurun yang telah membatasi pemulihan sejak awal 2026. Para pembeli berhasil mempertahankan zona support $0,15โ$0,16, yang menjadi level krusial untuk mencegah penurunan lebih lanjut. Jika berhasil menembus resistensi mikro di $0,164โ$0,175, struktur pasar bisa berubah dan membuka jalan menuju kenaikan yang lebih berarti.
Faktor fundamental lain yang mendukung adalah kemitraan Cardano dengan Reeve untuk akuntansi on-chain yang transparan, menambah utilitas ekosistem. Hoskinson juga melontarkan visi ambisius: Cardano dapat menjadi jembatan bagi Bitcoin untuk memasuki dunia decentralized finance (DeFi) tanpa mengorbankan keamanan atau prinsip dasar Bitcoin. Ia mengklaim mekanisme non-kustodial dan trustless yang ditawarkan Cardano, melalui sidechain Midnight yang fokus pada privasi, memungkinkan pinjaman Bitcoin secara pribadi dan aplikasi DeFi rahasia lainnya.
Bagi investor Indonesia, pergerakan ADA ini patut dicermati mengingat popularitas Cardano di komunitas kripto Tanah Air. Meski pasar kripto global masih dibayangi ketidakpastian makroekonomi, akumulasi institusional yang berkelanjutan bisa menjadi indikator bahwa aset ini memiliki fundamental yang lebih kuat dibandingkan koin-koin lain yang hanya mengandalkan sensasi.
Namun, arah jangka pendek ADA sangat bergantung pada keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan diumumkan pada 29 Juli. Sikap hawkish dari The Fed berpotensi menekan seluruh aset berisiko, sementara sikap dovish bisa menjadi bahan bakar bagi reli altcoin. Pertanyaannya, mampukah Cardano mempertahankan momentum ini jika tekanan makro kembali menguat?



