Sabalenka-Djokovic di Puncak Daftar Ganda Campuran US Open, Format Baru Bukti Kesuksesan
Baca dalam 60 detik
- Pasangan nomor satu dunia Aryna Sabalenka dan Novak Djokovic memimpin daftar awal ganda campuran US Open edisi kedua yang menggunakan format baru.
- Format yang dimodifikasi tahun lalu sukses secara komersial dengan penonton penuh, meskipun menuai kritik dari spesialis ganda yang merasa tersisih.
- Kompetisi akan digelar 24-26 Agustus, sebelum babak utama tunggal, dengan sistem kualifikasi baru dan kuota wild card yang ketat.

Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka berpasangan dengan raja Grand Slam Novak Djokovic menjadi daya tarik utama pada daftar awal ganda campuran US Open tahun ini, saat turnamen edisi kedua dengan format baru dijadwalkan berlangsung pekan sebelum babak utama tunggal.
Selain Sabalenka-Djokovic, sejumlah pasangan bintang lainnya turut memeriahkan kompetisi: Iga Swiatek berpasangan dengan Casper Ruud, Elena Rybakina dengan Taylor Fritz, Naomi Osaka dengan Kei Nishikori, Jessica Pegula dengan Jack Draper, serta juara bertahan Sara Errani dan Andrea Vavassori. Organisator menyebut antusiasme pemain tunggal top menunjukkan format baru berhasil menarik minat mereka.
Tahun lalu, US Open merombak total format ganda campuran dengan mengurangi jumlah peserta dan memberikan slot kalender terpisah dari nomor ganda lainnya. Langkah ini langsung menuai respons positif dari sisi komersialโseluruh tiket terjual habis dan banyak bintang tunggal bersedia tampil. Namun, sejumlah spesialis ganda mengkritik kebijakan itu karena dianggap meminggirkan pasangan yang sudah mapan di nomor ganda.
Errani dan Vavassori, yang pada debut format baru tahun lalu keluar sebagai juara setelah mengalahkan Swiatek-Ruud di final, kembali dipercaya menjadi unggulan meskipun harus bersaing dengan kekuatan baru. Mereka membuktikan bahwa kombinasi petenis spesialis ganda dan tunggal masih bisa bersaing di level tertinggi.
Pendaftaran peserta ditutup pada 17 Agustus. Enam tim teratas berdasarkan peringkat tunggal gabungan akan langsung lolos ke babak utama yang berisi 16 tim. Delapan tempat lainnya akan diberikan melalui wild card, dan dua slot tersisa akan ditentukan lewat babak kualifikasi yang baru diperkenalkan tahun ini. Kualifikasi terdiri dari delapan tim dan digelar sehari sebelum babak utama.
Bagi penggemar tenis Indonesia, kehadiran nama-nama besar ini bisa menjadi tontonan menarik. Meskipun belum ada wakil Indonesia yang masuk daftar, format baru yang lebih ramah bagi pemain tunggal membuka peluang bagi petenis Asia seperti Naomi Osaka (berpasangan dengan Nishikori) untuk bersinar. Osaka, yang pernah menjadi nomor satu dunia, tengah dalam masa comeback setelah cuti melahirkan dan kehadirannya di ganda campuran bisa menjadi indikator kebugaran jelang turnamen besar.
Keberhasilan komersial format ini juga menjadi pelajaran bagi turnamen-tenis lain, termasuk di Asia Pasifik, untuk berani berinovasi tanpa mengabaikan kelompok pemain tertentu. Di sisi lain, kritik dari spesialis ganda mengingatkan bahwa perubahan harus mempertimbangkan keseimbangan antara daya tarik bintang dan keberlangsungan cabang olahraga itu sendiri.
Pertanyaan yang tersisa: mampukah Sabalenka-Djokovic merebut gelar perdana mereka bersama, atau justru pasangan kuda hitam seperti Rybakina-Fritz akan mencuri perhatian? Jawabannya akan terungkap di lapangan keras Flushing Meadows pada akhir Agustus nanti.



