Jonatan Christie Naik ke Peringkat Tiga Dunia, Ubed Catat Sejarah di 25 Besar
Baca dalam 60 detik
- Jonatan Christie naik satu tingkat ke peringkat tiga dunia setelah mencapai perempat final China Open 2026, menggeser Anders Antonsen.
- Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) menembus peringkat 25 dunia dengan 46.291 poin, tertinggi dalam kariernya.
- Alwi Farhan masih bertengger di peringkat 11, hanya terpaut 611 poin dari 10 besar.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie kembali merangsek ke jajaran tiga besar dunia dalam peringkat BWF pekan ke-31, sementara rekan senegaranya Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed mencatatkan pencapaian pribadi dengan menembus posisi ke-25. Peringkat terbaru yang dirilis Selasa ini menempatkan Jonatan di peringkat ketiga dengan 89.231 poin, bertukar posisi dengan wakil Denmark Anders Antonsen yang kini turun ke peringkat keempat.
Kenaikan ini tak terlepas dari langkah Jonatan yang mencapai perempat final China Open 2026 di Changzhou pekan lalu, meski akhirnya dihentikan pemain muda Kanada Victor Lai. Kekalahan dua gim langsung 14-21, 17-21 pada Jumat (24/7) itu menjadi kegagalan kedua Jonatan dari Lai dalam dua pertemuan terakhir, setelah sebelumnya takluk di final Indonesia Open 2026. Namun, pencapaiannya di China Open cukup untuk mengumpulkan poin tambahan yang membuatnya menggeser Antonsen.
Di puncak klasemen, Shi Yu Qi dari China masih memimpin dengan 94.255 poin, diikuti Kunlavut Vitidsarn asal Thailand dengan 91.215 poin. Persaingan di papan atas kian ketat, di mana Victor Lai yang baru menembus semifinal China Open naik ke peringkat ketujuh dengan 77.045 poin, sementara Chou Tien Chen bertahan di peringkat keenam dengan 84.280 poin.
Di luar 10 besar, perhatian juga tertuju pada Alwi Farhan yang masih bertahan di peringkat ke-11 dengan 69.419 poin. Pemuda 21 tahun itu hanya terpaut 611 poin dari Kodai Naraoka yang menempati peringkat ke-10. Alwi sebelumnya sempat menembus 10 besar setelah menjuarai Australian Open 2026, tetapi tersingkir di babak pertama China Open membuatnya gagal kembali ke kelompok elite.
Sementara itu, kabar gembira datang dari Moh Zaki Ubaidillah. Pemuda berusia 19 tahun itu naik satu tingkat ke peringkat ke-25 dengan koleksi 46.291 poin. Pencapaian ini tak lepas dari penampilan impresifnya di Japan Open, di mana ia mencapai babak 16 besar dalam debutnya di turnamen Super 750. Meski absen di China Open, Ubed masih memiliki peluang menambah poin pada Taipei Open 2026 yang akan berlangsung pada 28 Juli hingga 2 Agustus mendatang.
Kenaikan peringkat Jonatan dan Ubed menjadi angin segar bagi sektor tunggal putra Indonesia yang tengah dalam masa transisi. Dengan Alwi Farhan yang terus mendekati 10 besar, persaingan internal justru semakin sehat. Namun, kekalahan Jonatan dari Victor Lai dua kali beruntun menjadi catatan tersendiri. Lai, yang kini naik ke peringkat ketujuh, tampil sebagai ancaman baru di papan atas. Sementara itu, Christo Popov dari Prancis bertahan di peringkat kelima, dan Alex Lanier di peringkat kesembilan, menunjukkan dominasi pemain Eropa mulai menguat.
Bagi pecinta bulutangkis Tanah Air, perkembangan ini menandakan regenerasi yang mulai membuahkan hasil. Ubed, yang baru setahun mentas di level senior, sudah mampu bersaing di peringkat 25. Pertanyaannya, akankah ia mampu mempertahankan konsistensi dan menembus 20 besar tahun ini? Sementara Jonatan harus segera menemukan cara untuk mengatasi 'momok' Victor Lai jika ingin kembali ke persaingan gelar juara.



