Claire Sweeney Histeris Tinggalkan Coronation Street demi Mimpi 15 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Aktris Claire Sweeney menangis tak terkendali saat syuting adegan perpisahan karakternya di Coronation Street.
- Kepergiannya dari sinetron populer itu dilatarbelakangi tawaran bermain Miss Hannigan dalam tur teater Annie, sebuah impian yang telah diidamkan sejak 15 tahun lalu.
- Meski berat, Sweeney mengaku storyline perpisahannya sangat dramatis dan memuaskan secara artistik.

Claire Sweeney, aktris yang memerankan Cassie Plummer di sinetron legendaris Inggris Coronation Street, mengaku tak mampu menahan tangis saat syuting adegan perpisahan karakternya. Emosi yang meluap bahkan membuat sutradara harus memintanya untuk sedikit menahan diri karena terlihat seperti sedang histeris.
Sweeney, 55 tahun, bergabung dengan Coronation Street pada 2023 dan telah menjadi bagian dari alur cerita yang cukup sentral. Namun, setelah hanya satu setengah tahun membintangi sinetron tersebut, ia memutuskan hengkang untuk menerima tawaran bermain Miss Hannigan dalam tur teater musikal Annie di Inggris. Bagi Sweeney, peran ini adalah impian yang sudah diperjuangkannya selama 15 tahun. โSaya hanya pergi karena sebuah proyek yang telah saya kejar selama 15 tahun akhirnya terwujud. Saya tidak bisa menolaknya,โ ungkapnya kepada The Sun.
Keputusan itu diambil tidak tanpa perjuangan. Sweeney mengaku sangat berat meninggalkan Coronation Street yang ia anggap seperti keluarga. โMengucapkan selamat tinggal pada Hope dan Ruby, saya menangis. Air mata itu nyata,โ kenangnya. Ia bahkan membandingkan perasaannya dengan putus cinta. Dalam wawancara dengan Daily Mirror, ia berkata, โRasanya seperti putus dengan pacar yang masih saya cintai. Saya sangat mencintai Corrie, dan kepergian ini tidak mencerminkan ketidakpuasan terhadap pekerjaan, orang-orang, atau proyek ini.โ
Fenomena ini tidak asing bagi penonton sinetron di Indonesia. Sinetron asing seperti Coronation Street memang memiliki basis penggemar setia di Tanah Air, terutama melalui platform streaming. Keputusan seorang aktor meninggalkan sinetron populer untuk mengejar peran teater kerap terjadi di Indonesia juga, misalnya ketika artis pindah dari sinetron ke layar lebar atau panggung teater. Hal yang sama dialami Sweeney: antara kenyamanan dan stabilitas pekerjaan tetap di sinetron dengan tantangan baru yang sudah lama diimpikan.
Meskipun berat, Sweeney mengaku sangat puas dengan jalan cerita kepergian karakternya. โIni adalah alur keluar yang paling fantastis. Saya tidak bisa meminta lebih,โ pujinya. Dengan penuh semangat, ia kini bersiap menghadapi petualangan baru di panggung teater, meninggalkan cobbles of Weatherfield untuk sorotan lampu panggung Annie. Pertanyaannya, akankah penonton Coronation Street di Indonesia tetap setia menanti kembalinya Cassie Plummer, atau justru beralih mengikuti kiprah Sweeney di teater?



