Setelah Kehilangan Casemiro, Manchester United Incar Aurelien Tchouameni sebagai Juru Hancur Lini Tengah
Baca dalam 60 detik
- Manchester United membidik gelandang bertahan Real Madrid, Aurelien Tchouameni, untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Casemiro.
- Statistik menunjukkan Tchouameni unggul dalam tekel, intersepsi, dan duel dibandingkan Youri Tielemans dan Andrey Santos, dua rekrutan anyar United.
- Kesepakatan ini akan memperbaiki struktur pertahanan United dan memberi platform kokoh bagi lini serang musim depan.

Manchester United kembali memanaskan bursa transfer dengan menjadikan Aurelien Tchouameni, gelandang bertahan Real Madrid, sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah. Langkah ini muncul setelah kepergian Casemiro secara gratis pada awal bulan, meninggalkan lubang besar di posisi gelandang bertahan yang belum terisi secara optimal.
Sebelumnya, pelatih Michael Carrick telah mendatangkan Youri Tielemans dari Aston Villa dan Andrey Santos untuk mengisi sektor tengah. Namun, keduanya dinilai belum mampu menggantikan kontribusi defensif Casemiro yang musim lalu mencatat rata-rata 3,5 tekel dan intersepsi per laga serta 5,6 kemenangan duel. Statistik serupa tidak ditunjukkan oleh Tielemans maupun Santos, yang membuat United masih membutuhkan sosok โdestroyerโ murni.
Manajemen United pun mengalihkan perhatian ke Tchouameni, pemain yang pernah disebut sebagai โgelandang bertahan terbaik di duniaโ oleh mantan rekan setimnya, Chema Andres. Dilaporkan The National News, pemain timnas Prancis itu terbuka pindah ke Old Trafford jika Real Madrid memutuskan melepasnya demi mendanai perburuan Rodri dari Manchester City. Meski demikian, mahar transfer dan gaji yang belum diungkap tetap menjadi hambatan yang harus diatasi United.
Perbandingan statistik di Piala Dunia musim panas lalu mempertegas kesenjangan kualitas. Tchouameni mencatat 5,8 tekel dan intersepsi per laga, jauh di atas Tielemans yang hanya 1,6. Pemain berusia 26 tahun itu juga memenangkan 72% duel tanah dan 88% duel udara, sementara Tielemans hanya 56% dan 67%. Angka-angka ini menunjukkan Tchouameni akan menjadi peningkatan signifikan dalam hal memenangkan penguasaan bola dan melindungi lini belakang.
Ketiadaan gelandang bertahan murni juga terlihat dari performa Kobbie Mainoo, yang musim lalu hanya mencatat 2,0 tekel+intersepsi per laga dan kalah dalam 51% duel. Carrick pun masih membutuhkan seorang pemain yang bisa menjadi jangkar pertahanan, sebagaimana yang dulu diberikan Casemiro. Kehadiran Tchouameni diyakini akan menyeimbangkan tim, memberikan kebebasan bagi para penyerang untuk lebih agresif tanpa khawatir meninggalkan celah di belakang.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan transfer klub-klub Premier League selalu menjadi perhatian utama. Dengan banyaknya pemain Indonesia yang kini merumput di liga-liga Eropa, seperti yang terlihat di kualifikasi Piala Dunia, setiap keputusan United dalam memperkuat skuad juga berpotensi mempengaruhi peta persaingan di papan atas Liga Inggris. Apalagi, kehadiran pemain sekelas Tchouameni akan menambah daya tarik dan pertaruhan taktik yang lebih menarik untuk disaksikan.
Namun, apakah United mampu memenuhi banderol dan gaji Tchouameni? Real Madrid, yang tengah membidik Rodri, mungkin akan mematok harga tinggi. Jika kesepakatan gagal, Carrick harus kembali ke papan gambar. Yang jelas, tanpa tambahan gelandang bertahan mumpuni, ancaman kebobolan dari serangan balik lawan masih menghantui United saat memasuki musim 2026/27.



