Chelsea Siapkan Tawaran Kedua untuk Alex Scott, Bournemouth Masih Bertahan
Baca dalam 60 detik
- Chelsea akan mengajukan tawaran baru untuk merekrut Alex Scott setelah proposal awal senilai £64 juta ditolak Bournemouth.
- Bournemouth enggan melepas gelandang 22 tahun itu karena lolos ke Eropa dan kontraknya masih tersisa dua tahun, meski pemain sudah menolak perpanjangan.
- Jika saga ini berlanjut, transfer Scott berpotensi menjadi salah satu yang termahal musim panas ini dan mencerminkan perburuan talenta muda di Premier League.

Chelsea kembali menunjukkan keseriusannya untuk mendatangkan gelandang Bournemouth, Alex Scott, setelah tawaran perdana sebesar £64 juta kandas. Klub asal London barat itu kini tengah mempersiapkan proposal baru, meski Bournemouth masih berkeras mempertahankan pemain 22 tahun tersebut.
Scott menjelma menjadi salah satu gelandang muda paling konsisten di Premier League musim lalu. Ia tampil dalam 37 dari 38 pertandingan liga, mencetak tiga gol dan satu assist. Namun, kontribusinya melampaui statistik: ia menjadi jembatan utama antara lini belakang dan depan, mampu menerima bola di bawah tekanan, membawa bola ke depan, dan mendistribusikannya dengan akurat. Peran itu membuatnya menjadi pemain kepercayaan pelatih sebelumnya, Andoni Iraola, dan membantu Bournemouth lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Kekuatan negosiasi Bournemouth kini berada di titik tertinggi. Setelah memastikan tiket Eropa, klub pesisir selatan Inggris itu tidak terdesak secara finansial untuk menjual aset terbaiknya. Manajemen The Cherries bahkan telah menolak permintaan perpanjangan kontrak dari Scott, namun tetap menilai pemain kelahiran Guernsey itu sebagai pilar proyek jangka panjang. Sikap ini memaksa Chelsea untuk tidak hanya menaikkan biaya transfer, tetapi juga menyusun paket kompensasi yang lebih menggiurkan jika ingin membujuk Bournemouth berubah pikiran.
Jurnalis Sky Germany, Florian Plettenberg, yang kerap membongkar bursa transfer Premier League, mengonfirmasi bahwa Chelsea masih sangat berminat dan sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya. Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, dikabarkan menjadi pengagum Scott. Gaya permainan Scott yang energik, serba bisa, dan teknis dianggap cocok dengan skema penguasaan bola ala Alonso. Chelsea bahkan rela bersaing dengan beberapa klub lain yang juga memantau situasi pemain yang sempat masuk pemusatan latihan pra-Piala Dunia 2026 bersama Inggris tersebut.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menjadi tontonan menarik, mengingat Chelsea memiliki basis suporter besar di Tanah Air. Jika Scott jadi berseragam biru, ia akan menambah daya saing di lini tengah yang sudah dihuni nama-nama seperti Enzo Fernández dan Moisés Caicedo. Namun, jika Bournemouth berhasil mempertahankannya, itu akan menjadi bukti bahwa klub 'kecil' pun bisa bertahan di era dominasi finansial klub besar. Kunci dari semua ini adalah seberapa jauh Chelsea bersedia mengeluarkan dana untuk pemain yang dianggap sebagai salah satu prospek terbaik Inggris.
Dengan jendela transfer musim panas yang masih terbuka, pertanyaan besarnya kini: akankah Chelsea memecahkan rekor transfer internal mereka untuk mengamankan jasa Scott? Atau Bournemouth akan mempertahankan aset paling berharganya demi ambisi Eropa? Jawabannya akan menentukan peta persaingan Premier League musim depan.



