KJ Apa Ungkap Kebiasaan Ekstrem demi Atasi Kecanduan Makan: Pipis di McDonald's Lalu Dimakan Lagi
Baca dalam 60 detik
- Aktor Riverdale KJ Apa mengaku pernah buang air kecil di atas makanan cepat saji dan memakannya kembali karena dorongan adiktif terhadap makanan.
- Pengakuan ini muncul di podcast Wildmen, di mana ia menyebut pola makan buruk selama syuting dan kebiasaan memuntahkan makanan.
- Kisah ini menyoroti perjuangan kesehatan mental para selebritas dan pentingnya kesadaran akan gangguan makan.

Mantan bintang Riverdale, KJ Apa, mengungkapkan tindakan ekstrem yang ia lakukan saat berjuang melawan kecanduan makanan selama syuting serial tersebut. Aktor berusia 29 tahun itu mengaku pernah memesan sejumlah besar McDonald's, lalu memuntahkan setengahnya, dan bahkan membuang air kecil di sisa makanan itu—hanya untuk kemudian memakannya lagi beberapa saat kemudian.
Dalam episode terbaru siniar Wildmen yang dipandu Dylan Sprouse dan Brendan Columbus, KJ Apa menceritakan kebiasaannya yang tidak sehat. “Saya sudah setahun setengah bersih dari kecanduan. Apa pun yang membuat saya merasa enak, akan saya salahgunakan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa hubungannya dengan makanan sangat buruk, terutama saat syuting Riverdale. “Saya biasa makan donat seharian, lalu kembali ke trailer, dan memuntahkannya.”
KJ Apa, yang memerankan Archie Andrews, mengaku mengalami “mode monster” saat berusaha membentuk tubuh. Pada suatu malam, ia memesan tiga Big Mac, McNuggets, kentang goreng, dan milkshake. Setelah melahap setengahnya, rasa menyesal langsung menghampiri. “Kenapa aku lakukan ini?” katanya. Untuk menghentikan dorongan tersebut, ia membawa sisa makanan ke luar, buang air kecil di atasnya, lalu memuntahkan apa yang sudah ia makan.
Namun, 20 menit kemudian rasa lapar kembali muncul karena makanan sudah keluar dari tubuh. “Aku turun, ke luar, dan makan di sekitar bagian yang terkena pipis. Aku menghabiskan sisanya dan meninggalkan bagian yang basah,” katanya. Ia mengakui bahwa saat itu ia bisa memesan makanan lagi, tapi ia butuh makanan segera.
Kisah ini menjadi sorotan di Indonesia, mengingat basis penggemar Riverdale yang besar di Tanah Air. Psikolog klinis menilai pengakuan semacam ini dapat membuka diskusi tentang gangguan makan dan kecanduan di kalangan selebritas. “Ini mengingatkan kita bahwa tekanan di industri hiburan bisa memicu perilaku ekstrem. Penting untuk mencari bantuan profesional,” ujar seorang psikolog dari Jakarta.
Ke depan, KJ Apa berharap ceritanya dapat membantu orang lain yang berjuang dengan kecanduan serupa. “Saya sudah mengidentifikasinya. Saya tahu apa itu, dan sekarang saya tahu cara menghadapinya,” pungkasnya. Pertanyaan yang tersisa: apakah cukup dengan kesadaran diri, atau diperlukan intervensi lebih lanjut?



