Rashford Jadi 'Kartu Trump' Man United untuk Bujuk Roma Lepas Kone?
Baca dalam 60 detik
- Man United memasukkan nama Marcus Rashford dalam negosiasi transfer Manu Kone dari Roma, yang tengah dibanderol €60 juta.
- Gaji bersih Rashford yang mencapai €10 juta per musim plus bonus dipandang sebagai hambatan berat bagi Roma, yang lebih memilih pinjaman.
- Skema pinjaman pun masih menghadapi kendala karena United harus menanggung sebagian besar gaji sang pemain, membuat deal ini sulit terwujud.

Klub raksasa Italia, Roma, dan Manchester United tengah bernegosiasi terkait transfer gelandang Manu Kone, yang namanya mencuat berkat penampilan impresifnya di Piala Dunia 2026. Namun, laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa Man United justru menjadikan Marcus Rashford sebagai alat tawar-menawar untuk menekan harga pemain asal Prancis tersebut.
Roma berada di bawah tekanan Financial Fair Play (FFP) dan kemungkinan harus menjual Kone untuk menyeimbangkan laporan keuangan. Nilai transfer yang diminta I Giallorossi mencapai sekitar €60 juta—angka yang dianggap terlalu mahal oleh manajemen Setan Merah. Ketidaksepahaman internal di Old Trafford mengenai keputusan mengucurkan dana sebesar itu pun mulai tercium.
Dalam upaya menurunkan banderol, United dikabarkan menawarkan Rashford—baik sebagai bagian dari paket transfer maupun dengan skema pinjaman. Namun, rencana ini langsung dihadapkan pada kendala serius: gaji sang penyerang Inggris yang luar biasa tinggi. Dikutip dari sumber yang sama, Rashford menerima gaji bersih sekitar €10 juta per musim, plus bonus mencapai €2,5 juta. Jika bergabung dengan Roma, ia akan menjadi pemain dengan bayaran termahal di Serie A dengan selisih yang jauh.
Roma sendiri lebih tertarik pada opsi pinjaman ketimbang transfer permanen, apalagi dengan beban gaji sebesar itu. Namun, La Gazzetta dello Sport menilai skenario pinjaman pun tak mudah karena United tetap harus menanggung sebagian besar gaji Rashford—sebuah kondisi yang dinilai tidak realistis oleh banyak pengamat di Italia.
Di Indonesia, ketertarikan terhadap kedua klub tergolong tinggi. Banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti perkembangan Serie A dan Premier League. Jika kesepakatan ini benar-benar terjadi, dampaknya bisa terasa di pasar merchandise lokal, terutama jika Rashford—yang memiliki basis penggemar luas di Asia—mengenakan seragam Roma. Di sisi lain, kendala finansial seperti yang dihadapi Roma juga kerap menjadi momok bagi klub-klub Indonesia yang berupaya mendatangkan pemain bintang, mengingat batasan gaji dan regulasi liga yang ketat.
Man United tampaknya harus mencari cara lain untuk memuluskan transfer Kone, misalnya dengan menawarkan pemain lain atau meminta Roma menurunkan harga secara signifikan. Sementara itu, masa depan Rashford di Old Trafford mulai dipertanyakan seiring performa yang kurang konsisten. Akankah klub Italia itu berani mengambil risiko demi pemain sekaliber Rashford? Ataukah negosiasi ini hanya akan berakhir sebagai manuver tanpa hasil?



