Bayer Leverkusen Rekrut Bek Muda Timnas Jerman U-19, Luca Erlein, dari Hoffenheim
Baca dalam 60 detik
- Bayer Leverkusen mengamankan jasa bek tengah berusia 19 tahun, Luca Erlein, yang didatangkan dari rival Bundesliga, Hoffenheim, dengan kontrak hingga 2030.
- Erlein, yang telah membela Jerman di level U-19 sebanyak 12 kali dan tampil sebagai starter di Piala Eropa U-19 musim panas ini, hanya sekali merumput bersama tim utama Hoffenheim di Liga Europa.
- Kedatangan Erlein menambah kedalaman lini belakang Leverkusen di bawah pelatih baru Carles Martรญnez, jelang laga perdana DFB Pokal melawan Wehen Wiesbaden pada 22 Agustus.

Bayer Leverkusen resmi merekrut Luca Erlein, bek tengah muda berusia 19 tahun yang sebelumnya membela Hoffenheim. Pemain yang juga memperkuat tim nasional Jerman U-19 ini menandatangani kontrak berdurasi hingga Juni 2030, sebuah langkah yang menunjukkan ambisi Leverkusen dalam membangun fondasi jangka panjang.
Direktur olahraga Leverkusen, Simon Rolfes, menyambut baik transfer ini. Menurutnya, Erlein adalah bek yang sangat berbakat, cerdas dalam membaca permainan, serta tangguh dalam duel. Rolfes optimistis pemain muda ini akan berkembang pesat di bawah arahan pelatih baru, Carles Martรญnez, yang ditunjuk menggantikan Xabi Alonso.
Erlein telah menghabiskan delapan tahun terakhir di akademi Hoffenheim. Debutnya di level senior terjadi pada Januari 2025, saat ia masuk sebagai pemain pengganti melawan Anderlecht di fase grup Liga Europa. Meski hanya tampil beberapa menit, pengalaman itu dinilai berharga bagi perkembangannya. Bersama timnas Jerman U-19, ia menjadi pemain kunci dengan mencatatkan 12 caps dan bermain penuh di setiap laga Kejuaraan Eropa U-19 musim panas ini, yang berakhir dengan kekalahan di final.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, pergerakan ini menjadi perhatian tersendiri. Bundesliga memiliki basis penonton yang cukup besar di Tanah Air, terutama setelah kesuksesan timnas Jerman dan klub-klub seperti Bayern Munich serta Borussia Dortmund. Langkah Leverkusen merekrut pemain muda potensial seperti Erlein menunjukkan bahwa klub tetap agresif di bursa transfer, meski musim lalu mereka harus puas finis di posisi tengah klasemen.
Erlein akan bergabung dalam sesi pramusim bersama rekan-rekan barunya. Ia bersaing untuk mendapatkan tempat di lini belakang yang juga dihuni oleh bek senior seperti Jonathan Tah dan Edmond Tapsoba. Pertandingan resmi perdana Leverkusen musim 2025/26 adalah laga DFB Pokal melawan Wehen Wiesbaden pada 22 Agustus, disusul uji coba Bundesliga melawan Elversberg sepekan kemudian. Performa Erlein di pramusim akan menjadi indikator awal apakah ia siap bersaing di level tertinggi.
Dengan kontrak jangka panjang dan reputasi sebagai bek muda berbakat, tekanan kini ada di pundak Erlein untuk membuktikan diri. Akankah ia mampu menembus skuad utama Leverkusen dan menjadi andalan di masa depan? Atau hanya akan menjadi pelapis di bangku cadangan? Perjalanan kariernya di BayArena akan menjadi kisah yang patut diikuti.



