Jobe Bellingham Tak Lagi Merasa 'Anak Kecil': Siap Ambil Peran Lebih Besar di Dortmund
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Borussia Dortmund, Jobe Bellingham, menegaskan dirinya sudah bukan pemain muda lagi setelah menjalani musim debut yang padat di Bundesliga.
- Adik Jude Bellingham itu mencatatkan 49 penampilan di semua kompetisi musim lalu, dengan kontribusi satu gol dan lima assist.
- Dortmund bersiap menantang Bayern Munich di Piala Super Franz Beckenbauer pada 22 Agustus sebelum memulai musim baru melawan Hamburg.

Jobe Bellingham, gelandang Borussia Dortmund, mengaku tidak lagi memandang dirinya sebagai pemain muda setelah melewati musim perdana yang penuh tuntutan di Jerman. Dalam sesi wawancara di tengah tur Jepang, pemain berusia 20 tahun itu menyatakan kesiapannya memikul tanggung jawab yang lebih besar bersama Die Schwarzgelben.
Bergabung dari Sunderland pada musim panas 2024, Bellingham langsung menjadi bagian penting rotasi Dortmund. Ia mencatatkan 49 penampilan di semua ajang, mencetak satu gol dan lima assist. Angka tersebut menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap kemampuannya, meski usianya masih tergolong muda. "Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan dalam karier saya, dan saya bukan anak kecil lagi. Banyak pemain yang lebih muda dari saya, dan saya merasa memiliki pengalaman," ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Adik dari Jude Bellingham, yang kini bersinar di Real Madrid, menekankan bahwa pengalaman bukan sekadar jumlah pertandingan, melainkan kemampuan menyerap pelajaran. "Saya punya begitu banyak pengalaman untuk dipelajari sejauh ini, dan saya merasa bisa melangkah lebih jauh, meningkatkan performa, dan berbuat lebih banyak lagi," tambahnya. Gelandang bernomor punggung tujuh ini juga bertekad membantu pemain muda lain di skuad Dortmund. "Jika saya bisa membantu orang lain, membantu pemain yang lebih muda, membantu rekan setim, dan itu membuat Borussia Dortmund sukses, maka itu kemenangan bagi semua orang."
Di luar lapangan, Bellingham mengaku terkesan dengan sambutan luar biasa yang diterima Dortmund selama tur Jepang. Ia menilai popularitas global klub menunjukkan seberapa besar kecintaan penggemar di seluruh dunia. Hal ini menjadi modal penting mengingat Dortmund mengawali musim baru dengan target tinggi setelah finis sebagai runner-up Bundesliga dengan 73 poin—catatan poin tertinggi kelima sepanjang sejarah klub. Tim asuhan Nuri Şahin akan langsung diuji menghadapi juara bertahan Bayern Munich dalam ajang Piala Super Franz Beckenbauer pada 22 Agustus, kemudian membuka liga seminggu kemudian menjamu Hamburg.
Fenomena Bellingham dan tur Dortmund di Asia juga menarik perhatian penggemar sepak bola Indonesia. Bundesliga semakin populer di Tanah Air berkat tayangan eksklusif dan kehadiran beberapa pemain Asia. Kisah Jobe yang keluar dari bayang-bayang sang kakak bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia untuk berani meniti karier di Eropa. Pertanyaannya, akankah performa konsisten Bellingham membawanya menjadi pilar utama Dortmund dalam beberapa musim ke depan? Jika musim lalu adalah pijakan awal, musim ini menjadi ajang pembuktian bahwa ia bukan lagi pemain pelapis.



