Tottenham Siap Geser Arsenal demi Antonio Nusa: Rekrutan Rp1 Triliun untuk Revitalisasi Serangan
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur bersiap melancarkan tawaran resmi untuk merekrut winger RB Leipzig, Antonio Nusa, dengan banderol sekitar £51 juta atau setara Rp1 triliun.
- Nusa dinilai sebagai peningkatan signifikan dibanding target lama Spurs, Savinho, yang musim lalu hanya mencetak dua gol plus assist di Manchester City.
- Persaingan ketat dengan Arsenal mewarnai transfer ini, namun Spurs harus menjual pemain lebih dulu sebelum bisa bergerak di bursa.

Tottenham Hotspur kembali mengincar amunisi baru di lini depan setelah musim panas 2025 yang penuh kegagalan. Kini, klub asal London Utara itu disebut siap bersaing dengan Arsenal untuk mendapatkan Antonio Nusa, winger muda RB Leipzig yang banderolnya mencapai £51 juta (sekitar Rp1 triliun).
Kegagalan Tottenham di bursa transfer sebelumnya—seperti kehilangan Morgan Gibbs-White, Eberechi Eze, hingga Bryan Mbeumo—membuat mereka bertekad tak mengulangi kesalahan yang sama. Meski masih mempertahankan minat pada Savinho, bintang Brasil yang meredup di Manchester City, performa Nusa yang gemilang di Bundesliga musim lalu membuatnya menjadi prioritas baru.
Menurut laporan dari Inggris, baik Tottenham maupun Arsenal sudah siap berperang untuk mengamankan tanda tangan pemain berkebangsaan Norwegia itu. RB Leipzig dipastikan akan mematok harga tinggi, tak jauh dari £52 juta yang mereka terima saat melepas Xavi Simons ke Spurs setahun lalu.
Performa Nusa di Piala Dunia 2026 juga ikut mendongkrak pamornya. Ia mencetak gol spektakuler ke gawang Pantai Gading saat Norwegia melaju hingga perempat final. Kecepatan, kelincahan, dan kemampuannya bermain di kedua sayap membuatnya menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
Konteks Indonesia
Bagi penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti Premier League, persaingan Tottenham vs Arsenal merebut Nusa memberikan tontonan menarik di bursa transfer. Klub-klub papan atas Inggris memang memiliki basis penggemar besar di Indonesia, dan setiap langkah mereka selalu menjadi perbincangan hangat di media sosial. Jika Spurs berhasil mengamankan Nusa, ini bisa menjadi sinyal ambisi mereka untuk kembali bersaing di papan atas.
Namun, Tottenham masih terkendala aturan keuangan. Mereka harus melepas sejumlah pemain terlebih dahulu sebelum bisa melayangkan tawaran resmi. Sementara itu, Arsenal yang juga membutuhkan penyegaran di sektor sayap tak akan tinggal diam. Pertarungan dua klub asal London ini diprediksi akan memanas hingga jendela transfer ditutup.
Jika dibandingkan dengan Savinho, Nusa jelas unggul dalam produktivitas dan konsistensi. Savinho sempat bersinar di Girona dengan 19 gol+assist dalam semusim, tetapi kegagalannya beradaptasi di Manchester City menjadi catatan merah. Di sisi lain, Nusa yang baru berusia 21 tahun justru menunjukkan grafik menanjak. Dengan harga yang relatif sama, Tottenham tampaknya lebih yakin pada prospek jangka panjang pemain Leipzig tersebut.
Pertanyaan besarnya: sanggupkah Tottenham mengatasi hambatan finansial dan mengalahkan Arsenal untuk mendapatkan pemain yang dijuluki sebagai 'peningkatan dari Savinho' ini? Musim depan akan menjadi jawaban.



