Aston Villa Incar James Garner sebagai Suksesor John McGinn di Lini Tengah
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa kembali melirik James Garner dari Everton setelah pendekatan awal pada Januari lalu ditolak.
- Gelandang Everton itu dinilai memiliki profil ideal untuk menggantikan John McGinn yang mulai menua.
- Everton mematok harga tinggi menyusul inflasi pasar, namun Villa serius untuk merealisasikan transfer.

Aston Villa masih berburu sosok yang tepat untuk mengisi lini tengah mereka dalam jangka panjang, dan nama James Garner kembali menjadi sorotan. Gelandang Everton itu disebut-sebut sebagai kandidat utama untuk menggantikan peran John McGinn yang mulai memasuki fase akhir karier.
Villa baru saja kehilangan Morgan Rogers yang dilepas ke Chelsea dengan nilai transfer £117 juta. Meski demikian, kepergian sang talisman tidak membuat klub ambruk. Unggai Emery masih memiliki John McGinn sebagai motor permainan. Namun, McGinn yang kini berusia 31 tahun diprediksi tak akan mampu mempertahankan intensitas tinggi dalam waktu lama. Oleh karena itu, Villa perlu menyiapkan suksesor yang tepat.
Dalam beberapa pekan terakhir, nama James Garner mencuat sebagai calon pembelian. Menurut jurnalis Pete O'Rourke, Villa sudah melakukan pendekatan pada Januari lalu, namun Everton menolak melepas pemainnya di tengah musim. Kini, ketertarikan itu kembali mengemuka, dan Villa berencana memboyongnya pada bursa musim panas ini.
Garner, 25 tahun, memiliki kesamaan gaya dengan McGinn: fisik kuat, agresif dalam duel, dan mampu bermain di berbagai posisi di lini tengah. Bedanya, Garner lebih produktif dalam menciptakan peluang dan memenangkan bola. Musim lalu ia memenangi tekel dan intersepsi lebih banyak dari pemain mana pun di Premier League. Kegigihan dan kemampuannya membaca permainan membuatnya dianggap sebagai versi lebih modern dari McGinn.
Di sisi lain, Everton berada dalam posisi kuat. Mereka baru saja memperpanjang kontrak Garner, dan kondisi pasar yang inflatif — seperti transfer Elliot Anderson ke Manchester City seharga £116 juta — menjadi senjata negosiasi. The Toffees bisa saja membandingkan Garner dengan Anderson dan mematok harga serupa.
Villa, di sisi lain, tahu bahwa mereka harus bergerak cepat. Lini tengah sedang berubah: Youri Tielemans sudah bergabung, Amadou Onana cedera ACL, dan Joao Gomes serta Johan Manzambi baru didatangkan. Namun, sosok seperti Garner bisa menjadi pelengkap ideal untuk menyempurnakan skema Emery.
Bagi penggemar Premier League di Indonesia, perkembangan ini patut disimak. Aston Villa yang sempat menjadi kuda hitam kini berambisi menjadi kekuatan tetap di papan atas. Jika transfer Garner terwujud, itu akan menambah daya gedor tim asal Birmingham tersebut dan potensial mengubah peta persaingan musim depan.



