Chelsea Incar Kiper Veteran Eks Tottenham, Pernah Dipuji Messi
Baca dalam 60 detik
- Chelsea mencari kiper ketiga berpengalaman dan berstatus homegrown, dengan Fraser Forster sebagai kandidat utama.
- Forster pernah tampil gemilang melawan Barcelona pada 2012 hingga membuat Lionel Messi merekomendasikannya ke manajemen Blaugrana.
- Chelsea harus bernegosiasi dengan Bournemouth karena Forster baru memperpanjang kontrak; langkah ini dinilai logis meski tidak glamor.

Klub London Barat, Chelsea, dikabarkan tertarik mendatangkan kiper veteran Fraser Forster untuk mengisi pos penjaga gawang ketiga. Forster, yang saat ini membela Bournemouth, dinilai memenuhi kriteria sebagai pemain homegrown berpengalaman yang dibutuhkan The Blues.
Nama Forster mungkin sudah tidak asing di telinga penggemar sepak bola. Kiper berusia 38 tahun itu memiliki karier panjang, mulai dari Newcastle United, menjadi legenda di Celtic, hingga berseragam Southampton dan Tottenham Hotspur. Salah satu momen paling gemilang dalam kariernya terjadi pada 2012, saat ia tampil luar biasa di laga Liga Champions melawan Barcelona. Penampilannya kala itu membuat Lionel Messi, megabintang Barcelona, menyebutnya sebagai salah satu penampilan kiper terbaik yang pernah ia saksikan. Messi bahkan mengungkapkan bahwa Barcelona sempat mempertimbangkan untuk merekrut Forster setelah Victor Valdes hengkang.
Bagi Chelsea, kebutuhan akan kiper ketiga bukanlah sekadar pelengkap. Dengan jadwal padat di Premier League dan kompetisi Eropa, sosok yang bisa diandalkan di balik gawang serta menjadi mentor bagi kiper muda sangat diperlukan. Forster, yang dikenal memiliki refleks tajam, postur menjulang, dan ketenangan di bawah tekanan, dipandang cocok menjalani peran tersebut. Ia juga sudah malang melintang di sepak bola Inggris dan memiliki pengalaman memenangkan trofi.
Namun, langkah Chelsea tidak semudah membalik telapak tangan. Forster baru saja menandatangani perpanjangan kontrak satu musim bersama Bournemouth pada bulan lalu. Manajemen The Cherries menganggapnya sebagai figur penting di ruang ganti, meski kontribusinya lebih banyak di luar lapangan. Karena itu, Chelsea harus bernegosiasi dan kemungkinan membayar biaya transfer yang tidak terlalu mahal, mengingat usia dan peran Forster. Selain Forster, Brighton & Hove Albion juga dikabarkan masuk dalam radar, dengan Jason Steele sebagai alternatif.
Konteks Indonesia: Ketertarikan Chelsea pada kiper veteral seperti Forster bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia. Di Liga 1, banyak klub yang masih mengandalkan kiper senior dengan pengalaman luas, seperti Teja Paku Alam atau Muhammad Ridho. Namun, ketersediaan pemain homegrown dengan jam terbang tinggi di level Eropa masih terbatas. Kehadiran Forster di Chelsea, jika terwujud, dapat menjadi contoh bagaimana klub besar tetap memberikan ruang bagi pemain senior yang tidak hanya berfungsi sebagai cadangan, tetapi juga sebagai pembimbing bagi regenerasi kiper muda.
Jika transfer ini terealisasi, Chelsea akan mendapatkan kiper ketiga yang andal tanpa perlu mengeluarkan dana besar. Keputusan ini murni berdasarkan kebutuhan praktis, bukan untuk sensasi. Pertanyaannya, apakah Bournemouth bersedia melepas pemain yang baru mereka pertahankan? Ataukah Chelsea akan beralih ke opsi lain seperti Steele? Keputusan akhir kemungkinan baru akan diketahui menjelang penutupan bursa transfer musim panas.



