LeBron James Pilih Philadelphia 76ers untuk Kontrak Terakhir di NBA
Baca dalam 60 detik
- LeBron James secara resmi mengumumkan akan bergabung dengan Philadelphia 76ers pada musim depan, menandai kontrak terakhirnya di NBA.
- Kepindahan ini terjadi setelah delapan tahun membela Los Angeles Lakers, dengan nilai kontrak baru yang jauh lebih rendah dari gaji sebelumnya demi ambisi gelar.
- Kehadiran James bersama akuisisi Jaylen Brown membuat Sixers menjadi kandidat kuat juara, meski harus bersaing dengan tim-tim papan atas lainnya.

LeBron James, pencetak poin tertinggi sepanjang sejarah NBA, memutuskan untuk mengakhiri kariernya bersama Philadelphia 76ers—sebuah langkah yang langsung mengubah peta persaingan di liga basket paling bergengsi dunia.
Pemain berusia 41 tahun itu mengumumkan kepindahannya melalui platform media sosial X, dengan menyebut musim depan sebagai musim terakhirnya. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena ia sebelumnya dikaitkan dengan beberapa tim lain seperti Cleveland Cavaliers, Golden State Warriors, Minnesota Timberwolves, dan Miami Heat.
James mengungkapkan keyakinannya bahwa dirinya mampu membantu Sixers merebut gelar juara. "Saya sangat bersemangat untuk memberi energi pada basis penggemar baru dan memulai perjalanan luar biasa ini untuk terakhir kalinya," tulisnya. Pernyataan itu menepis rumor bahwa ia akan bergabung kembali ke Heat, yang beberapa hari sebelumnya secara tidak sengaja mengunggah tautan konferensi pers perkenalan James—sebuah kesalahan yang diakui oleh pihak Heat sebagai persiapan staf atas kemungkinan kembalinya James.
Keputusan James menerima gaji yang jauh lebih rendah dari nilai pasarnya menunjukkan prioritasnya yang jelas: bukan uang, melainkan kesempatan memenangkan gelar kelima. "Saya tidak bermain untuk uang. Saya tidak bermain untuk keluarga. Apa yang sebenarnya saya perjuangkan pada titik ini? Saya masih ingin berkorban, bekerja keras, bersaing, dan memiliki kesempatan merasakan menjadi juara lagi," ujarnya.
Philadelphia 76ers musim lalu mencapai semifinal konferensi timur sebelum kalah dari New York Knicks yang akhirnya menjadi juara. Untuk memperkuat skuad, Sixers baru saja mengakuisisi Jaylen Brown dari Boston Celtics dengan imbalan Paul George dan beberapa pilihan draft. Kombinasi James dan Brown diharapkan mampu membawa Sixers ke level yang lebih tinggi.
Bagi pecinta basket di Indonesia, kepindahan ini menjadi sorotan karena NBA memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Pertandingan Sixers musim depan diprediksi akan semakin banyak ditonton, terutama dengan kehadiran salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Apakah LeBron James mampu mengulang suksesnya dan membawa Philadelphia meraih gelar pertamanya sejak 1983? Atau justru usia dan tekanan kompetitif menjadi penghalang? Musim depan akan menjawabnya.



