Crystal Palace Kian Dekat Rekrut Matsima, Tawaran Perdana Ditolak Augsburg
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace telah mencapai kesepakatan personal dengan bek Augsburg Chrislain Matsima, namun tawaran awal senilai โฌ20 juta ditolak.
- Augsburg bersikeras memaksimalkan nilai jual bek 24 tahun yang tampil konsisten di Bundesliga selama dua musim terakhir.
- Palest diyakini akan segera mengajukan tawaran perbaikan; transfer ini berpotensi rampung jika negosiasi berlanjut.

Crystal Palace bergerak cepat mencari penerus Maxence Lacroix yang hampir pasti hengkang ke Chelsea. Chrislain Matsima, bek tengah Augsburg asal Prancis, muncul sebagai target utama. Namun, tawaran perdana sebesar โฌ20 juta (sekitar ยฃ17 juta) langsung ditolak, meskipun sang pemain telah menyetujui syarat personal dengan klub Premier League tersebut.
Informasi itu disampaikan jurnalis Sky Germany, Florian Plettenberg, yang dikenal kredibel dalam liputan bursa transfer Bundesliga. Menurutnya, Augsburg menolak tawaran Palace karena ingin menekan harga setinggi mungkin. Matsima sendiri dikabarkan sangat antusias pindah ke Inggris dan siap menggantikan peran Lacroix di lini belakang The Eagles.
Matsima, 24 tahun, merupakan produk akademi AS Monaco. Sempat dipinjamkan ke Lorient dan Clermont Foot, ia akhirnya pindah permanen ke Augsburg. Postur 6 kaki 4 inci, kecepatan pemulihan, serta ketenangan saat menguasai bola membuatnya menjadi salah satu bek muda terbaik di Bundesliga. Dalam dua musim terakhir, ia sudah mencatatkan hampir 50 penampilan di kompetisi teratas Jerman.
Bagi Crystal Palace, kehilangan Lacroix merupakan pukulan besar. Bek Prancis itu telah menjadi pilar pertahanan dan kini menuju Chelsea. Pelatih Pierre Sage membutuhkan figur komando yang siap tempur sejak awal. Matsima, dengan pengalaman di Jerman dan kemampuan modern sebagai bek tengah, dinilai cocok untuk mengisi kekosongan tersebut.
Dari sudut pandang Augsburg, penolakan itu masuk akal. Mereka merekrut Matsima secara permanen dengan biaya jauh lebih rendah setelah masa pinjaman yang impresif. Kontrak jangka panjang yang masih tersisa memberi mereka posisi tawar kuat. Menjual salah satu bek paling andal dengan nilai mendekati biaya pembelian awal jelas bukan langkah ideal.
Namun, Palace memiliki alasan untuk optimis. Kesepakatan personal dengan pemain sering menjadi batu sandungan terbesar. Dengan hambatan itu telah terlewati, negosiasi antar klub tinggal menunggu angka yang tepat. Bagi penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti Premier League, pergerakan Palace di bursa transfer selalu menarik. Jika Matsima resmi berseragam merah-biru, ia bisa menjadi tambahan amunisi yang menentukan nasib tim di klasemen.
Palace diperkirakan akan segera mengajukan tawaran perbaikan. Augsburg telah memberi sinyal siap bernegosiasi, asalkan nilai yang diajukan lebih realistis. Dengan skenario ini, transfer Matsima ke Premier League masih memiliki peluang besar untuk terwujud. Pertanyaan kini tinggal: seberapa besar kenaikan harga yang bersedia dibayar Palace untuk mengamankan servis bek incarannya?



