Manchester United Kembali Incar Aurelien Tchouameni: Rekrutan Termahal Berikutnya?
Baca dalam 60 detik
- Setelah dua gelandang direkrut, Manchester United masih memburu pemain bertipe ball-winner dan kembali melirik Aurelien Tchouameni dari Real Madrid.
- Real Madrid dikabarkan bersedia melepas Tchouameni dengan banderol sekitar £80 juta, menjadikannya salah satu pembelian termahal dalam sejarah klub.
- Statistik duel dan intersep Tchouameni di La Liga musim lalu masuk jajaran elit Eropa, menjanjikan solusi lini tengah yang selama ini dicari United.

Manchester United kembali membuka komunikasi dengan Real Madrid terkait kemungkinan transfer gelandang Prancis Aurelien Tchouameni. Langkah ini diambil setelah tim asuhan Michael Carrick hanya mendatangkan dua pemain tengah pada bursa transfer musim panas ini, yakni Andrey Santos dan Youri Tielemans dengan total biaya sekitar £85 juta. Kini, fokus utama klub beralih pada sosok pemain bertipe perebut bola (ball-winner) untuk melengkapi revolusi lini tengah.
Menurut laporan jurnalis Samuel Luckhurst, United telah kembali menanyakan ketersediaan Tchouameni yang kontraknya di Santiago Bernabeu masih tersisa dua tahun. Real Madrid, yang sebelumnya dikabarkan akan memperpanjang kontrak pemain berusia 26 tahun itu, kini disebut terbuka melepasnya dengan harga sekitar £80 juta. Jika terealisasi, angka tersebut akan menjadi salah satu pembelian termahal dalam sejarah klub, menyamai rekor transfer Paul Pogba yang mencapai £89 juta pada 2016.
Keputusan United untuk kembali memburu Tchouameni tak lepas dari kebutuhan mendesak akan gelandang bertahan murni. Meski telah mendatangkan Santos dan Tielemans, skuad Carrick dinilai masih kekurangan pemain yang mampu memenangkan duel dan memutus serangan lawan secara konsisten. Manu Kone dan Carlos Baleba sempat menjadi target, namun hierarki klub akhirnya memilih untuk mengaktifkan kembali pendekatan kepada pemain Real Madrid tersebut.
Perbandingan dengan era Paul Pogba menjadi sorotan. Keduanya sama-sama gelandang Prancis yang didatangkan dengan biaya besar dan diharapkan menjadi motor permainan. Namun, jika Pogba kerap dikritik karena inkonsistensi di sektor pertahanan, Tchouameni justru unggul dalam aspek tersebut. Statistiknya menunjukkan ia termasuk dalam persentil teratas untuk duel dan intersep, kualitas yang sangat dibutuhkan United untuk bersaing di papan atas Premier League.
Di sisi lain, keengganan United untuk mengeluarkan dana di atas £100 juta—seperti yang dilakukan rival-rival mereka—menjadi kekhawatiran tersendiri. Arsenal, Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham telah memecahkan rekor transfer internal dengan pembelian di atas angka tersebut. Sementara itu, INEOS selaku pemilik klub dinilai lebih berhati-hati dalam belanja pemain. Jika Tchouameni benar-benar direkrut, biaya £80 juta akan menjadi sinyal bahwa United mulai berani bersaing di level tertinggi.
Dari sudut pandang taktik, kehadiran Tchouameni akan memberikan keseimbangan di lini tengah. Kemampuannya membaca permainan dan memenangkan bola akan membebaskan gelandang serang seperti Bruno Fernandes dan Mason Mount untuk lebih fokus menciptakan peluang. Selain itu, akurasi umpan mencapai 92% menunjukkan ia juga andal dalam membangun serangan dari belakang—mirip dengan peran yang dimainkan Casemiro sebelum mengalami penurunan performa.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk diikuti. Manchester United memiliki basis suporter yang besar di Tanah Air, dan setiap langkah transfer klub selalu menjadi perbincangan hangat. Jika Tchouameni bergabung, ia akan menjadi pemain Prancis keempat di skuad utama setelah Raphael Varane (sekarang di Como), Anthony Martial, dan tentunya Pogba yang pernah berseragam Setan Merah. Pertanyaannya, akankah Tchouameni mampu memberikan dampak lebih besar dibandingkan para pendahulunya?
Dengan sisa waktu bursa transfer yang masih panjang, keputusan United untuk merekrut Tchouameni atau beralih ke target lain akan menjadi penentu ambisi klub musim ini. Satu hal yang pasti: mahar £80 juta harus dibayar jika ingin melihat gelandang bertahan kelas dunia berseragam merah.



