Demi Medali Emas, Petinju Irlandia Utara Tolak Audisi Love Island
Baca dalam 60 detik
- Dua petinju Irlandia Utara, Jon McConnell dan Kaci Rock, mengundurkan diri dari proses audisi Love Island demi berlaga di Commonwealth Games 2022.
- McConnell dan Rock sama-sama lolos tahap awal seleksi reality show tersebut, namun memilih fokus pada karier tinju karena jadwal bentrok dengan pesta olahraga Persemakmuran.
- Keputusan ini menunjukkan prioritas atlet muda terhadap prestasi olahraga di tengah godaan popularitas instan dari televisi.

Dua petinju muda Irlandia Utara, Jon McConnell (23) dan Kaci Rock (23), memilih mengorbankan kesempatan tampil di reality show populer Love Island demi berlaga di Commonwealth Games 2022 yang tengah berlangsung di Birmingham, Inggris. Keputusan ini diambil setelah keduanya lolos tahap awal audisi serial ke-13 acara tersebut, namun harus memilih karena jadwal pertandingan bentrok dengan syuting di Mallorca.
McConnell, yang akan turun di kelas light-middleweight, dijadwalkan menghadapi petinju India Sumit Sumit pada Senin (1/8). Sementara Rock, yang mewakili Holy Trinity Boxing Club, akan bertemu Karen Te Ruki Pasene dari Niue di kelas welterweight sehari setelahnya. Keduanya merupakan debutan di ajang multicabang ini dan termasuk dalam kontingen 12 petinju Irlandia Utara.
Menurut McConnell, ide mendaftar Love Island justru datang dari Rock. "Saya sering menonton Love Island bersama tim. Awalnya bukan ide saya, tapi Kaci yang mengusulkan dan mendaftarkan nama saya juga," ujarnya. "Saya lolos beberapa tahap, tapi begitu terpilih untuk Commonwealth Games, tidak ada pilihan lain."
Rock, yang berambisi mengikuti jejak ayahnya Jim Rock—satu-satunya petinju yang pernah menjuarai kelas Irlandia di empat kategori berat—mengaku sempat bercanda tentang mengikuti acara itu. "Kami berdua sampai di titik yang sama, lalu berkata, 'Ya Tuhan, ini terlalu cepat.' Saya lebih suka membuat nama di olahraga daripada hal lain," katanya. Rock menegaskan tidak akan mengikuti audisi lagi tahun depan.
Meski demikian, McConnell masih membuka pintu untuk tampil di Love Island suatu hari nanti—dengan syarat. "Jika mereka mau menelepon saya setelah saya memenangkan medali emas, silakan. Mungkin saya akan berdiri di podium dengan medali di leher, dan mereka bisa menghubungi saya saat itu," ujarnya setengah bercanda.
Fenomena atlet yang memilih karier olahraga di atas popularitas instan bukan hal baru, namun kasus ini menarik karena Love Island adalah salah satu reality show paling berpengaruh di Inggris Raya. Bagi atlet muda, godaan untuk terkenal lewat televisi bisa sangat kuat, terutama di era media sosial. Namun, McConnell dan Rock menunjukkan bahwa prestasi olahraga masih menjadi prioritas utama.
Di Indonesia, fenomena serupa juga kerap terjadi. Beberapa atlet nasional pernah merambah dunia hiburan, namun tidak sedikit yang memilih fokus pada karier olahraga. Keputusan McConnell dan Rock bisa menjadi contoh bagi atlet muda Indonesia bahwa kesempatan untuk mengharumkan nama bangsa melalui olahraga tidak boleh disia-siakan demi popularitas jangka pendek.
Commonwealth Games 2022 sendiri menjadi panggung bagi ribuan atlet dari 72 negara Persemakmuran. Bagi Irlandia Utara, tinju selalu menjadi salah satu andalan. Dengan semangat yang ditunjukkan McConnell dan Rock, publik berharap mereka mampu membawa pulang medali. Pertanyaannya, apakah keputusan mereka akan berbuah emas di atas ring?



