Napoli Ultimatum ke Boca Juniors: Harga Zeballos Harus Turun atau Kami Tunggu Gratis
Baca dalam 60 detik
- Napoli hanya akan membeli Exequiel Zeballos jika harga di bawah €10 juta, jika tidak mereka akan menunggu hingga kontraknya habis pada Januari 2027.
- Boca Juniors bersikukuh meminta klausul rilis €14,5 juta, sementara pemain sudah sepakat secara pribadi dengan Napoli.
- Situasi ini mengingatkan klub-klub Indonesia akan pentingnya negosiasi kontrak yang cermat untuk menghindari kehilangan pemain secara gratis.

Napoli memberikan tekanan kepada Boca Juniors dalam perburuan winger muda Exequiel Zeballos. Direktur Olahraga Napoli, Giovanni Manna, menegaskan bahwa klubnya hanya akan merekrut pemain berusia 22 tahun itu dengan harga yang sesuai, jika tidak, mereka siap menunggu hingga kontraknya habis pada Januari 2027.
Zeballos, yang kontraknya di Boca Juniors berakhir pada 31 Desember mendatang, telah lama menjadi target Napoli. Pemain sayap lincah ini dikabarkan sudah mencapai kesepakatan personal dengan klub Serie A tersebut, sehingga ia menolak semua tawaran perpanjangan kontrak dari Boca. Situasi ini membuat Napoli merasa percaya diri untuk tidak terburu-buru.
Menurut Manna, Napoli telah menawar sekitar €10 juta, angka yang mereka anggap realistis mengingat masa kontrak Zeballos yang tersisa hanya beberapa bulan. Namun, Boca Juniors bersikeras meminta klausul rilis sebesar €14,5 juta. Perbedaan harga ini menjadi batu sandungan utama dalam negosiasi yang telah berlangsung selama enam hingga delapan bulan terakhir.
“Kami menyukai Zeballos, kariernya sempat terhambat cedera, tetapi kami sudah bernegosiasi selama enam hingga delapan bulan terakhir. Itu bagian dari permainan,” ujar Manna dalam konferensi pers. “Dinamika bursa transfer bisa berubah dan mempengaruhi segalanya. Dia menarik perhatian kami, dan jika ada kondisi yang tepat, kami akan menyelesaikan kesepakatan. Jika tidak, jika dia mau menunggu kami, kami juga akan menunggunya.”
Pernyataan Manna ini menjadi sinyal jelas bahwa Napoli tidak akan terpaksa membayar lebih dari yang mereka nilai pantas. Dengan kontrak Zeballos yang hampir habis, Napoli bisa mendapatkan pemain tersebut secara gratis pada Januari 2027 jika tidak ada kesepakatan sebelum bursa transfer ditutup. Strategi ini mirip dengan pendekatan klub-klub Eropa lainnya yang memanfaatkan situasi kontrak pemain untuk menekan harga.
Di sisi lain, presiden Boca Juniors, legenda sepak bola Juan Román Riquelme, memberikan respons singkat. “Zeballos memiliki kontrak dengan kami hingga Desember. Saya tidak tahu apakah dia akan pergi ke Napoli. Saya presiden Boca, saya tidak ada urusan dengan Napoli,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Boca enggan berkompromi, meskipun risiko kehilangan pemain secara gratis semakin nyata.
Bagi klub-klub di Indonesia, kasus ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya manajemen kontrak pemain. Klub seperti Persija atau Persib seringkali menghadapi situasi serupa ketika pemain bintangnya mendekati akhir kontrak. Tekanan dari klub asing atau keinginan pemain untuk pindah bisa membuat klub kehilangan aset berharga tanpa kompensasi yang layak. Negosiasi yang cermat dan perencanaan kontrak jangka panjang menjadi kunci untuk menghindari kerugian serupa.
Ke depan, pertarungan antara Napoli dan Boca Juniors ini akan menjadi contoh bagaimana klub besar Eropa memanfaatkan celah regulasi untuk mendapatkan pemain dengan harga murah. Apakah Boca akan menurunkan permintaan mereka atau mempertahankan harga tinggi dengan risiko kehilangan Zeballos secara gratis? Jawabannya akan menentukan masa depan sang pemain dan strategi transfer kedua klub.



