De Zerbi Akselerasi Karier Mason Melia: Bintang Muda Tottenham Siap Tur Pramusim
Baca dalam 60 detik
- Tottenham menjual Will Lankshear ke Middlesbrough seharga ยฃ10 juta plus bonus, membuka celah di lini depan yang siap diisi Mason Melia.
- Pelatih Roberto De Zerbi dikenal memiliki rekam jejak mempromosikan pemain akademi, seperti Evan Ferguson di Brighton, dan kini memberikan kesempatan serupa kepada Melia.
- Melia, penyerang 18 tahun asal Irlandia, telah mencatat hampir 100 penampilan senior dan diproyeksikan menjadi proyek jangka panjang Spurs.

Roberto De Zerbi dipastikan membawa pemain muda Mason Melia dalam tur pramusim Tottenham Hotspur ke Australia dan Selandia Baru, menyusul kepindahan penyerang muda Will Lankshear ke Middlesbrough. Langkah ini menegaskan komitmen pelatih asal Italia itu terhadap pengembangan pemain akademi, sebuah filosofi yang telah ia buktikan selama menangani Brighton & Hove Albion.
Lankshear, yang musim lalu tampil gemilang saat dipinjamkan ke Oxford United dengan torehan 11 gol di Championship, resmi bergabung dengan Middlesbrough dengan nilai transfer awal ยฃ10 juta dan potensi tambahan ยฃ10 juta. Tottenham juga menyertakan klausul penjualan kembali dan hak penolakan pertama dalam kesepakatan tersebut. Total, Spurs telah mengumpulkan hingga ยฃ34 juta dari penjualan tiga pemain akademi: Alfie Devine, Tynan Thompson, dan Lankshear.
Kepergian Lankshear membuka peluang bagi Mason Melia, penyerang berusia 18 tahun yang direkrut dari St Patrick's Athletic pada Februari 2025 dengan rekor transfer Liga Premier Irlandia senilai โฌ4 juta (ยฃ3,4 juta). Kontrak profesional Melia baru akan berlaku mulai Januari 2026, namun De Zerbi tampaknya tidak ingin menunggu lama. Dalam video terbarunya, jurnalis Spurs Alasdair Gold mengonfirmasi bahwa Melia akan menjadi bagian dari skuad tur pramusim.
De Zerbi bukanlah pelatih yang ragu memberikan kepercayaan kepada pemain muda. Saat masih menangani Brighton, ia sukses mengorbitkan Evan Ferguson dan Jack Hinshelwood menjadi pilar tim utama. "Saya sangat menghormati akademi dan pemain muda. Ketika kami membutuhkan mereka, kami senang bisa memberi mereka kesempatan bermain," ujarnya dalam sebuah wawancara. Filosofi ini kini dibawanya ke Tottenham, yang tengah membangun kembali skuad dengan mengedepankan talenta muda.
Melia digambarkan sebagai penyerang serbabisa dengan kekuatan, kecepatan, dan naluri mencetak gol yang tajam. Meski baru enam kali tampil untuk tim U-21 Spurs sebelum cedera menghentikan perkembangannya, ia dinilai sudah berada di atas level Premier League 2. Dengan tinggi 185 cm dan usia yang lebih muda dua tahun dari Lankshear, Melia dipandang sebagai proyek jangka panjang yang layak dipercepat.
Keputusan De Zerbi membawa Melia juga menjadi sinyal bagi pemain akademi lain, seperti Jamie Donley, yang juga dikabarkan akan mendapat kesempatan serupa di tur pramusim. Ini menunjukkan bahwa Tottenham sedang serius membangun jalur karier yang jelas bagi lulusan akademinya, mengikuti jejak para legenda klub seperti Harry Kane dan Steve Perryman.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk diikuti. Tottenham memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan kesuksesan Melia bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia yang bercita-cita menembus klub Eropa. Apakah De Zerbi akan mampu mengulang suksesnya di Brighton dengan mengorbitkan bintang baru di Tottenham? Jawabannya mungkin akan mulai terlihat dalam tur pramusim mendatang.



