Duka Industri Hiburan Hong Kong: Patrick Tse Tutup Usia, Kenangan Sang Bintang Abadi
Baca dalam 60 detik
- Aktor legendaris Hong Kong Patrick Tse meninggal dunia pada 16 Juli lalu di usia 89 tahun karena pneumonia, meninggalkan jejak panjang di industri perfilman.
- Sejumlah selebritas seperti Carina Lau, Liza Wang, dan Kenneth Ma memberikan penghormatan, mengenang profesionalisme dan keramahan Tse di lokasi syuting.
- Warisan Tse sebagai ikon sinema Hong Kong terus dikenang, dengan pesan dari sutradara Wong Jing yang mengingat nasihatnya: 'Sekali jadi bintang, seumur hidup jadi bintang.'

Dunia hiburan Hong Kong berduka. Aktor kawakan Patrick Tse, yang dikenal luas dengan julukan Sei Gor (Kakak Keempat), mengembuskan napas terakhir pada 16 Juli lalu di usia 89 tahun akibat pneumonia. Kabar duka ini baru diumumkan pihak keluarga empat hari kemudian, memicu gelombang penghormatan dari rekan sejawat dan penggemar.
Carina Lau, aktris papan atas Hong Kong, menjadi salah satu yang pertama menyampaikan rasa kehilangan. Melalui unggahan Instagram, ia membagikan foto kebersamaan dengan Tse serta suaminya, Tony Leung Chiu Wai. "Selamanya Kakak Keempat kami. Hidupmu penuh kecerdasan, keanggunan, dan pesona yang sempurna. Terima kasih telah meninggalkan warisan luar biasa bagi kami dan sinema Hong Kong. Kau akan sangat dirindukan," tulisnya.
Liza Wang, aktris senior yang pernah beradu peran dengan Tse di sejumlah drama TVB seperti Over The Rainbow dan Love And Passion, juga membagikan kenangan mendalam. Wang mengungkapkan bahwa ia bukan sekadar rekan kerja, melainkan juga wali baptis dari putri Tse, Jennifer Tse. "Setiap kali bekerja bersama, dia selalu menjaga saya dan dengan murah hati berbagi ilmunya. Senyumnya yang bersinar dan sikap gentleman-nya akan selalu ada di hati kami," ujar Wang dalam pernyataan emosional di Instagram.
Michelle Ye, mantan aktris TVB, mengenang kedekatannya dengan Tse melalui media sosial Weibo. Keduanya bekerja sama dalam drama Central Affairs pada 2005, setelah itu Ye mulai memanggil Tse "ayah". Ia mengaku Tse mengisi kekosongan kasih sayang ayah yang selama ini ia rindukan sejak kecil. Sementara itu, aktor Kenneth Ma, yang berkolaborasi dengan Tse dalam drama Casino Heroes garapan Wong Jing, memuji dedikasi sang legenda. "Di usianya yang sudah lanjut, Sei Gor tetap ngotot melakukan adegan laga sendiri. Itu teladan bagi generasi muda. Dia panutan yang sangat baik," kata Ma dalam wawancara dengan media Hong Kong.
Sutradara Wong Jing, yang pertama kali bertemu Tse pada 1977 saat masih menjadi penulis skenario TVB, mengenang nasihat berharga dari aktor tersebut. "Sekali kau menjadi bintang untuk satu hari, kau harus menjadi bintang seumur hidup," ujar Wong, mengutip perkataan Tse yang tak pernah dilupakannya. Wong menggambarkan Tse sebagai "bintang pria paling menawan dalam sejarah Hong Kong".
Bagi penggemar sinema Asia, kepergian Patrick Tse menandai berakhirnya sebuah era. Namun, warisannyaโbaik melalui film-film klasik maupun nilai profesionalisme yang ia tunjukkanโakan terus hidup. Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah industri hiburan Hong Kong mampu melahirkan sosok sekharismatik Tse di masa depan?



