Potret Terbaru Pangeran George di Usia 13 Tahun: Menuju Eton College
Baca dalam 60 detik
- Pangerang George, putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton, merayakan ulang tahun ke-13 dengan potret resmi yang dirilis Istana Kensington.
- Potret tersebut diambil oleh fotografer Matt Porteous setelah Trooping the Colour, menunjukkan George dalam setelan gelap tanpa dasi.
- September mendatang, George akan memulai pendidikan di Eton College, sekolah berasrama pria yang juga dihadiri ayah dan pamannya.

Pangeran George, putra sulung Pewaris Takhta Kerajaan Inggris Pangeran William dan Catherine, Putri Wales, genap berusia 13 tahun pada Senin (22/7). Untuk menandai hari istimewa tersebut, Istana Kensington merilis potret resmi terbaru sang pangeran yang diambil oleh fotografer kenamaan Matt Porteous di kediaman kerajaan setelah upacara Trooping the Colour bulan lalu.
Dalam foto hitam-putih yang elegan itu, George tampak mengenakan setelan gelap dengan kemeja putih tanpa dasi, memberikan kesan dewasa namun tetap santai. Potret tersebut diunggah di akun media sosial resmi Pangeran William dan Kate dengan keterangan singkat, "Selamat ulang tahun ke-13, George!" disertai emoji pesta.
Usia 13 tahun menjadi momen penting bagi George yang kini duduk di urutan kedua garis suksesi takhta Kerajaan Inggris. Pasalnya, pada September mendatang ia akan memulai babak baru pendidikannya di Eton College, sekolah berasrama pria prestisius yang terletak tidak jauh dari kediaman keluarga di Windsor. Keputusan ini diumumkan resmi oleh juru bicara Istana Kensington pada bulan lalu, mengakhiri spekulasi mengenai pilihan sekolah menengah bagi putra mahkota muda tersebut.
Eton College merupakan almamater Pangeran William dan Pangeran Harry, serta banyak anggota keluarga kerajaan lainnya. Namun, pilihan ini sempat menjadi perdebatan karena tradisi keluarga dari pihak ayahโRaja Charles III, Pangeran Philip, Pangeran Edward, dan Pangeran Andrewโlebih memilih Gordonstoun. William sendiri pernah mengungkapkan kenangan manis selama bersekolah di Eton, termasuk kunjungan ke Windsor Castle untuk menikmati "teh terbaik" bersama mendiang Ratu Elizabeth II.
Di sisi lain, Pangeran Harry dalam memoarnya Spare menggambarkan Eton sebagai "sekolah terbaik di dunia" sekaligus "kejutan yang mendalam". Ia menambahkan, "Itu bisa menjadi api penyucian bagi seorang anak yang tidak terlalu cemerlang." Pernyataan ini mencerminkan tekanan akademis dan sosial yang mungkin juga dirasakan George.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa William dan Kate sempat mempertimbangkan Marlborough College di Wiltshire, sekolah campuran yang pernah dihadiri Kate. Seorang sumber mengatakan kepada Vanity Fair pada Januari lalu bahwa meskipun Eton adalah pilihan yang jelas karena lokasinya yang dekat, pasangan kerajaan itu cenderung mempertimbangkan opsi lain. "Saya mendengar Marlborough adalah kandidat terdepan," ujar sumber tersebut. Namun, pada akhirnya faktor keamanan dan tradisi keluarga menjadi pertimbangan utama.
Keputusan ini tentu menarik perhatian publik, terutama di Indonesia yang juga memiliki budaya pendidikan berasrama. Bagi masyarakat Indonesia, pilihan sekolah bagi anak-anak kerajaan seringkali menjadi cerminan nilai-nilai tradisi versus modernitas. George, yang lahir di tengah sorotan media global, kini memasuki fase remaja yang penuh tantangan, baik secara akademis maupun personal. Akankah ia mampu mengikuti jejak ayahnya atau justru menorehkan jalannya sendiri? Hanya waktu yang akan menjawab.



