Juventus Terjepit: Openda Tak Laku meski Banyak Pemodal, Lini Depan Krisis
Baca dalam 60 detik
- Juventus menahan kepergian Lois Openda karena hanya menyisakan dua striker senior untuk laga pramusim, meski klub Ligue 1 seperti Lyon dan Lens berminat meminjam.
- Kepergian Dusan Vlahovic dan absennya Jonathan David serta Jeff Ekhator membuat Bianconeri kekurangan opsi di lini depan, sehingga pelepasan Openda ditunda setidaknya sepekan.
- Skema peminjaman dengan opsi beli menjadi jalan keluar paling realistis bagi Juventus untuk mengurangi beban gaji, namun harus menunggu hingga pemain lain pulih atau kembali.

Juventus terpaksa menunda pelepasan Lois Openda meski telah menerima sinyal minat dari sejumlah klub Ligue 1, karena krisis jumlah striker senior menghantam skuad menjelang laga pramusim akhir pekan ini. Klub asal Turin itu kini hanya memiliki dua penyerang tengah dewasa yang siap tampil, situasi yang memaksa manajemen menahan pemain yang sebenarnya sudah tak masuk rencana pelatih Luciano Spalletti.
Kepergian Dusan Vlahovic pada akhir Juni setelah kontraknya habis membuat lini depan Juventus kehilangan sosok utama. Saat ini, opsi senior di posisi ujung tombak hanya tersisa Openda, Jonathan David, Arkadiusz Milik, dan rekrutan anyar Jeff Ekhator. Namun, David masih menjalani liburan usai tampil di Piala Dunia 2026, sementara Ekhator belum mencapai kebugaran penuh. Akibatnya, hanya Openda dan Milik yang bisa diturunkan dalam uji coba melawan Standard Liege pada Sabtu (25 Juli).
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, baik Openda maupun Milik tidak masuk dalam proyek Spalletti untuk musim 2026-27. Openda, yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi, menjalani musim pertama yang mengecewakan di Serie A. Meski demikian, minat terhadap pemain asal Belgia itu tetap ada. Klub-klub seperti Monaco, Rennes, dan Coventry City sempat disebut, namun Lyon dan Lens kini menjadi tujuan paling mungkin.
Kesepakatan yang paling mungkin adalah peminjaman dengan opsi pembelian, bukan penjualan permanen. Langkah ini setidaknya membantu Juventus membersihkan sebagian beban gaji untuk musim depan. Namun, masalahnya adalah waktu: klub tidak bisa melepas Openda sebelum ada kepastian bahwa pemain lain bisa bermain. Ekhator masih dalam proses pemulihan kebugaran, sementara David baru akan bergabung kembali dalam beberapa pekan.
Kondisi ini membuat Juventus berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, mereka ingin segera mengurangi jumlah pemain yang tidak masuk rencana. Di sisi lain, kebutuhan akan opsi di lini depan untuk laga pramusim memaksa mereka menahan Openda setidaknya selama sepekan ke depan. La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa klub belum akan memberikan izin kepindahan dalam waktu dekat.
Bagi pengamat sepak bola Italia, situasi ini mengingatkan pada dilema klasik klub besar yang melakukan perombakan skuad di bursa transfer. Juventus, yang tengah membangun ulang tim di bawah Spalletti, harus menyeimbangkan antara keinginan melepas pemain yang tidak cocok dengan kebutuhan kompetitif jangka pendek. Apakah mereka akan tetap bertahan dengan dua striker yang dianggap tidak ideal, atau justru memaksakan pelepasan meski berisiko?



