Marseille Ungguli Inter dan Roma, Tawarkan Paket €13 Juta untuk Belghali
Baca dalam 60 detik
- Olympique Marseille mengajukan penawaran resmi senilai €13 juta untuk Rafik Belghali, melampaui minat Inter dan Roma.
- Bek kanan Algeria itu tampil gemilang di Piala Dunia 2026 dan menunjukkan konsistensi di Serie A meski Verona terdegradasi.
- Kesepakatan potensial ini akan memberikan keuntungan besar bagi Verona yang hanya mengeluarkan €2 juta setahun lalu.

Olympique Marseille bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan Rafik Belghali setelah mengajukan paket transfer senilai €13 juta kepada Verona. Tawaran tersebut diklaim telah melampaui minat awal dari Inter Milan dan AS Roma yang sebelumnya dikaitkan dengan bek kanan asal Algeria itu.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, proposal yang diajukan Marseille berupa peminjaman dengan kewajiban pembelian pada akhir musim. Nilai total €13 juta tersebut hanya terpaut €2 juta dari permintaan awal Verona yang mencapai €15 juta. Negosiasi diperkirakan akan berlanjut dalam waktu dekat, dan kesepakatan bisa tercapai.
Belghali, 24 tahun, menarik perhatian setelah penampilan impresifnya di Piala Dunia 2026. Ia juga mencetak dua gol dalam 26 penampilan Serie A musim lalu, meski tak mampu menyelamatkan Verona dari degradasi. Kemampuannya sebagai bek sayap modern—cepat, kuat dalam bertahan, dan suplai serangan—membuatnya incaran klub-klub besar Eropa.
Bagi Verona, transfer ini menjadi ladang cuan besar. Manajemen klub hanya mengeluarkan €2 juta untuk memboyong Belghali dari klub Belgia KV Mechelen musim panas lalu. Kini, nilai jualnya meroket berkat performa di panggung dunia dan Serie A. Keberhasilan menjual aset dengan keuntungan berkali-kali lipat menjadi strategi kunci klub-klub Italia kelas menengah untuk bertahan secara finansial.
Dari sisi Marseille, Ligue 1 membutuhkan sosok segar di sisi kanan pertahanan. Belghali dianggap sebagai investasi jangka panjang dengan potensi menjadi salah satu bek terbaik Afrika. Jika deal rampung, ia akan menjadi pemain Algeria ketiga di Marseille setelah beberapa nama sebelumnya.
Bagi penggemar sepakbola Indonesia, pergerakan ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana pemain luar Eropa—termasuk dari benua Afrika—bisa menjadi komoditas panas di bursa transfer. Tren ini juga mencerminkan globalisasi sepakbola yang semakin membuka peluang bagi pemain dari berbagai negara untuk bersinar di liga top Eropa.
Pertanyaan selanjutnya: akankah Inter atau Roma melakukan manuver balasan untuk merebut Belghali? Atau Marseille akan tetap menjadi tujuan akhir pemain yang namanya mulai melambung itu?



