Brigpol Fredi Lukas Awes Gugur di Yahukimo: Satgas Damai Cartenz Janji Usut Tuntas
Baca dalam 60 detik
- Seorang personel Satgas Operasi Damai Cartenz ditemukan tewas dengan luka senjata tajam di Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan.
- Pihak kepolisian menyatakan akan mengusut tuntas kasus ini dan mengejar pelaku yang diduga kelompok OTK.
- Peristiwa ini kembali menyoroti tantangan keamanan di Papua serta risiko tinggi yang dihadapi aparat dalam misi perdamaian.

Seorang anggota Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz, Brigadir Polisi Kepala Fredi Lukas Awes, ditemukan tewas dengan luka parah di kawasan Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (20/7) malam. Peristiwa ini kembali mengingatkan pada risiko tinggi yang dihadapi aparat keamanan dalam menjalankan misi penegakan hukum dan perlindungan masyarakat di wilayah rawan konflik.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Inspektur Jenderal Faizal Ramadhani, menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Fredi. Ia menegaskan bahwa pelaku penyerangan akan diusut secara profesional dan diproses sesuai hukum yang berlaku. โPengabdian almarhum merupakan wujud dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,โ ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7).
Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Ajun Komisaris Besar Andri Alam, menjelaskan bahwa Fredi merupakan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) yang tengah bertugas mengamankan wilayah Yahukimo. Korban ditemukan di Kompleks Jalan Pertanian Halabok Paradiso Belakang, Dekai, sekitar pukul 23.30 WIT dalam kondisi meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka-luka akibat senjata tajam yang diduga dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan BKO Brimob Yon B Polda Papua telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Andri menambahkan bahwa penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan. โKami berkomitmen mengungkap secara menyeluruh pelaku maupun motif dalam peristiwa ini. Seluruh proses dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,โ tegasnya.
Jenazah Fredi telah dievakuasi ke RSUD Dekai untuk pemeriksaan medis lebih lanjut, kemudian diterbangkan ke Jayapura dan disemayamkan di rumah duka. Peristiwa ini menjadi pengingat akan kompleksitas keamanan di Papua, di mana aparat kerap menjadi sasaran serangan kelompok bersenjata. Operasi Damai Cartenz sendiri merupakan misi yang bertujuan menciptakan stabilitas dan melindungi warga sipil di tengah ketegangan yang masih membara.
Ke depan, publik akan mengawasi apakah aparat mampu mengungkap dalang di balik serangan ini dan mencegah insiden serupa. Akankah langkah tegas kepolisian cukup untuk meredam ancaman terhadap personel keamanan di Papua?



