Marc Anthony Sambut Anak Kedelapan, Ungkap Penyesalan di Puncak Karier
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi Marc Anthony dan istrinya Nadia Ferreira dikaruniai anak perempuan bernama Myla, menjadikan total delapan anak bagi pelantun 'Vivir Mi Vida' itu.
- Di tengah kebahagiaan, Anthony mengaku menyesal terlalu fokus pada karier musik sehingga kehilangan momen tumbuh kembang anak-anaknya.
- Kelahiran Myla kembali menyoroti dinamika keluarga besar di kalangan selebritas, di mana Anthony memiliki anak dari empat perempuan berbeda.

Marc Anthony, penyanyi salsa legendaris berusia 57 tahun, kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan kelahiran anak kedelapannya. Melalui unggahan Instagram, ia memperkenalkan putrinya yang diberi nama Myla, buah pernikahannya dengan model asal Paraguay, Nadia Ferreira. Kabar bahagia ini langsung dibanjiri ucapan selamat dari rekan sesama artis, termasuk penata rambut selebritas Ken Paves.
Dalam unggahan tersebut, Anthony membagikan foto putra mereka yang berusia dua tahun, Marco, tengah menggendong sang adik. Ia menulis dalam bahasa Spanyol, “Betapa besar berkah bisa berbagi dengan kalian kedatangan Myla kami yang berharga. Kebahagiaan di rumah tak terbayangkan, kami sangat bersuka cita.” Momen ini menjadi babak baru bagi keluarga yang baru menikah pada Januari 2023 di Miami, Florida, beberapa bulan sebelum Marco lahir pada Juni tahun yang sama.
Anthony memiliki silsilah keluarga yang kompleks. Ia dikaruniai Arianna (32) dan Chase (36) dari mantan pacar Debbie Rosado; Cristian (25) dan Ryan (22) dari mantan istri Dayanara Torres; serta anak kembar Esme dan Maximilian (18) dari pernikahannya dengan Jennifer Lopez. Dengan hadirnya Myla, Anthony kini menjadi ayah dari delapan anak dari empat perempuan berbeda. Pola ini mencerminkan tren di kalangan selebritas internasional yang kerap memiliki keluarga besar dari berbagai hubungan, namun juga menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan antara karier dan pengasuhan.
Di balik kebahagiaan menyambut anggota baru, Anthony pernah mengungkapkan sisi gelap kesuksesannya. Dalam wawancara dengan CBS Sunday Morning, ia mengakui penyesalan terdalamnya karena terlalu banyak mencurahkan waktu untuk musik. “Satu penyesalan adalah bahwa apa yang saya pilih untuk dilakukan menyita begitu banyak waktu saya… Alangkah indahnya jika saya bisa menjadi ayah yang tinggal di rumah dan menyaksikan setiap detik pertumbuhan mereka. Saya sangat menginginkannya, tapi takdir berkata lain,” ujarnya. Ia bahkan sempat meragukan apakah semua pengorbanan itu sepadan.
Pernyataan Anthony ini relevan bagi banyak pekerja profesional di Indonesia yang kerap dihadapkan pada dilema serupa: mengejar karier atau meluangkan waktu untuk keluarga. Fenomena work-life balance semakin mengemuka di tengah budaya kerja yang kompetitif, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Para psikolog sering mengingatkan bahwa ketidakhadiran orang tua secara emosional dapat berdampak jangka panjang pada perkembangan anak, meskipun kebutuhan materi terpenuhi.
Dalam kesempatan lain, Anthony berbicara tentang pernikahannya yang keempat dengan Nadia. Kepada E! News pada Maret 2025, ia mengaku menikmati fase hidupnya saat ini. “Saya memiliki keluarga yang luar biasa, istri yang hebat, dan Marquito yang berusia satu setengah tahun. Saya hanya menikmati tahap hidup ini,” katanya. Sikap optimistis ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki penyesalan, Anthony tetap berusaha menjalani peran sebagai ayah dan suami dengan sebaik mungkin.
Ke depannya, publik akan terus mengamati bagaimana Anthony menyeimbangkan jadwal tur dan rekaman dengan tanggung jawab sebagai ayah dari delapan anak. Apakah ia akan mengurangi aktivitas panggung seperti yang pernah diisyaratkan? Ataukah Myla justru menjadi inspirasi baru dalam berkarya? Yang jelas, perjalanan hidup Anthony menjadi cermin bagi banyak orang tua bahwa kesuksesan karier tidak selalu berbanding lurus dengan kebahagiaan keluarga.



