Ipswich Boyong Winger Ghana Fatawu dengan Biaya £20 Juta
Baca dalam 60 detik
- Ipswich Town resmi mendatangkan Abdul Fatawu dari Leicester City dengan biaya transfer £20 juta dan kontrak lima tahun.
- Pemain sayap Ghana berusia 22 tahun itu menjadi rekrutan kelima Ipswich musim panas ini, memperkuat skuad jelang Premier League.
- Kehadiran Fatawu membuka peluang kepergian Jaden Philogene, yang diminati klub-klub Eropa seperti Bologna, Roma, dan Benfica.

Ipswich Town terus mematangkan persiapan menuju Premier League dengan mengumumkan perekrutan pemain sayap timnas Ghana, Abdul Fatawu, dari Leicester City dengan nilai transfer mencapai £20 juta. Pemain berusia 22 tahun itu telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dan akan bergabung bersama skuad asuhan Gary O'Neil.
Fatawu, yang sebelumnya memperkuat Leicester sejak 2023 setelah diboyong dari Sporting Lisbon, mencatatkan 16 gol dalam 100 penampilan bersama The Foxes. Ia juga tampil dalam empat pertandingan Ghana di Piala Dunia 2022, menunjukkan pengalaman internasional yang mumpuni. Kedatangannya diharapkan menambah daya gedor lini serang Ipswich yang musim lalu sukses finis sebagai runner-up Championship.
Manajemen Ipswich tidak menampik bahwa perekrutan Fatawu berpotensi memicu kepergian Jaden Philogene, pemain sayap berusia 24 tahun yang tengah diminati sejumlah klub Eropa. Bologna, Roma, dan Benfica disebut-sebut sebagai pihak yang serius memantau situasi Philogene. Ipswich dikabarkan akan melepasnya jika tawaran yang sesuai masuk.
Fatawu menjadi rekrutan kelima Ipswich pada bursa transfer musim panas ini, setelah sebelumnya mendatangkan striker Emersonn dari Toulouse dengan biaya sekitar £26 juta—memecahkan rekor transfer klub. Selain itu, bek Cedric Kipre dan penyerang Chuba Akpom resmi dikontrak permanen usai sukses dipinjamkan musim lalu, sementara kiper Kayne van Oevelen datang dari FC Volendam. Langkah agresif ini menunjukkan ambisi Ipswich untuk tidak sekadar bertahan di Premier League, melainkan bersaing di papan tengah.
Dalam pernyataan resminya, Fatawu mengaku antusias bergabung dengan Ipswich. “Ambisi klub ini sangat menarik, dan saya tidak sabar menjadi bagian dari persiapan menuju Premier League,” ujarnya. “Setelah berbicara dengan manajer, saya tahu apa yang diharapkan. Saya juga pernah bermain melawan Ipswich beberapa kali dan tahu betapa fanatiknya para pendukung. Saya ingin menunjukkan kemampuan terbaik saya.”
Di sisi lain, Leicester City harus merelakan salah satu pemain andalannya setelah musim lalu mereka terdegradasi ke Championship. The Foxes kini bersiap menjalani musim kedua di kasta kedua sepak bola Inggris. Sementara itu, Ipswich akan memulai petualangan Premier League dengan menjamu Sunderland pada 22 Agustus mendatang.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Ipswich di bursa transfer layak dicermati. Klub yang identik dengan pemain asal Asia Tenggara seperti Elkan Baggott (meski kini tidak lagi berseragam Ipswich) menunjukkan bahwa mereka serius membangun tim kompetitif. Dengan belanja besar-besaran, Ipswich berpotensi menjadi kuda hitam yang merepotkan tim-tim besar. Pertanyaannya, akankah strategi ini berbuah manis di akhir musim?



