Bus Maut Terbakar di Vietnam: Tujuh Tewas, Dua Insiden dalam Sepekan
Baca dalam 60 detik
- Sebuah bus tidur yang melaju di jalan nasional Vietnam terbakar hebat setelah menabrak tanggul, menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya.
- Kecelakaan ini menjadi yang kedua dalam sepekan, memicu kekhawatiran akan keselamatan transportasi darat di Vietnam yang kerap menjadi tujuan wisatawan Indonesia.
- Otoritas setempat masih menyelidiki penyebab kebakaran, sementara korban luka dirawat di rumah sakit dan identitas korban tengah diverifikasi.

Kecelakaan maut kembali terjadi di Vietnam ketika sebuah bus tidur yang membawa 33 orang terbakar hebat di Jalan Nasional 1, Kabupaten Hung Thinh, Provinsi Dong Nai, pada dini hari tadi. Tujuh orang dilaporkan tewas terjebak di dalam kendaraan yang ludes dilalap api, sementara puluhan lainnya berhasil menyelamatkan diri atau mengalami luka-luka.
Berdasarkan laporan awal dari otor setempat, bus yang dikemudikan Tran Thanh Hai (41) asal Provinsi Khanh Hoa itu tengah dalam perjalanan dari Dong Nai menuju Kota Ho Chi Minh. Sekitar pukul 02.30 waktu setempat, bus menabrak tanggul pinggir jalan, lalu menghantam tanggul kedua sebelum akhirnya berhenti. Api diduga muncul dari bagian depan bus dan dengan cepat menjalar ke seluruh kabin penumpang.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, termasuk alat pemadam kebakaran, namun api terlalu besar dan melahap seluruh bodi bus. Tim pemadam kebakaran dan penyelamat yang tiba di lokasi kemudian berhasil memadamkan api, melakukan evakuasi, dan mengalihkan arus lalu lintas. Namun, bus telah hancur total.
Komite Rakyat Komune Hung Thinh mengonfirmasi tujuh orang meninggal dunia dalam insiden ini. Para korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Umum Thong Nhat untuk mendapatkan perawatan. Satu orang dengan luka ringan telah diperbolehkan pulang. Lokasi kejadian kini telah dipasang garis polisi untuk penyelidikan forensik. Otoritas masih menyelidiki penyebab kebakaran dan mengidentifikasi para korban.
Yang memprihatinkan, ini merupakan kecelakaan bus tidur kedua yang serius dalam waktu satu pekan di Vietnam. Pada 17 Juli lalu, sebuah bus tidur yang kembali dari Pantai Thien Cam di Provinsi Ha Tinh menuju Provinsi Thai Nguyen keluar dari jalan tol di Hanoi dan terguling, menewaskan lima orang serta melukai puluhan lainnya. Rangkaian kecelakaan ini memicu pertanyaan tentang standar keselamatan transportasi darat di Vietnam, terutama bus tidur yang kerap digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Bagi pelancong asal Indonesia, Vietnam merupakan salah satu destinasi favorit di Asia Tenggara. Moda transportasi bus tidur sering menjadi pilihan karena efisiensi biaya dan waktu. Namun, insiden beruntun ini patut menjadi perhatian bagi wisatawan Indonesia yang berencana bepergian ke Vietnam. Belum ada pernyataan resmi dari Kedutaan Besar RI di Hanoi mengenai ada tidaknya korban warga negara Indonesia dalam kecelakaan ini.
Ke depan, pemerintah Vietnam dituntut untuk segera mengaudit keselamatan armada bus tidur dan memperketat regulasi operasional, terutama untuk perjalanan malam hari. Pertanyaannya, apakah dua tragedi dalam sepekan ini akan menjadi titik balik bagi perbaikan keselamatan transportasi di negeri itu, atau justru kembali terulang?



