Jhon Duran: Striker 22 Tahun yang Sudah Berganti Klub Ketujuh
Baca dalam 60 detik
- Penyerang Kolombia Jhon Duran bergabung dengan Benfica dengan status pinjaman dari Al-Nassr, menjadi klub ketujuh dalam kariernya yang masih muda.
- Benfica membayar biaya pinjaman 6,1 juta euro dan memiliki opsi pembelian permanen sebesar 30 juta euro pada akhir musim 2026-27.
- Perjalanan karier Duran yang penuh liku menunjukkan tantangan adaptasi pemain muda di sepak bola global, relevan bagi pengamat sepak bola Indonesia.

Jhon Duran, penyerang Kolombia berusia 22 tahun, kembali berpindah klub untuk ketujuh kalinya dalam karier profesionalnya yang baru berjalan enam tahun. Kali ini, ia bergabung dengan raksasa Portugal, Benfica, dengan status pinjaman selama satu musim dari klub Arab Saudi, Al-Nassr.
Benfica mengeluarkan biaya pinjaman sebesar 6,1 juta euro (sekitar Rp 106 miliar) untuk memboyong Duran. Opsi pembelian permanen telah disepakati dengan nilai 30 juta euro (sekitar Rp 522 miliar) pada akhir musim 2026-27. Langkah ini menjadi bukti ambisi Benfica untuk memperkuat lini depan, sekaligus memberi Duran kesempatan untuk menemukan stabilitas yang selama ini sulit ia raih.
Duran mengawali karier di Envigado, Kolombia, pada 2019, lalu pindah ke Chicago Fire (MLS) pada 2022. Setelah itu, ia bergabung dengan Aston Villa pada Januari 2023 seharga 14 juta poundsterling dan sempat menjadi favorit penggemar. Namun, pada Januari 2025, Villa menjualnya ke Al-Nassr dengan nilai fantastis 71 juta poundsterling. Di Arab Saudi, ia mencetak delapan gol dalam 13 pertandingan, tetapi hanya bertahan setengah musim sebelum dipinjamkan ke Fenerbahce.
Nasib Duran di Fenerbahce berubah drastis setelah pelatih Jose Mourinho dipecat kurang dari sebulan sejak debutnya. Pinjaman itu pun dibatalkan pada Februari 2026, dan Duran melanjutkan petualangannya ke Zenit St Petersburg di Rusia. Di sana, ia mencetak tiga gol dalam sembilan penampilan, sebelum akhirnya mendarat di Benfica.
Bagi sepak bola Indonesia, kisah Duran menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya perencanaan karier yang matang bagi pemain muda. Di tengah gemerlap transfer bernilai tinggi, stabilitas dan adaptasi sering kali terabaikan. Pemain muda Indonesia yang bermimpi berkarier di Eropa perlu menimbang tidak hanya soal finansial, tetapi juga kesesuaian dengan klub, budaya, dan sistem permainan.
Duran sendiri mengaku bahagia bergabung dengan Benfica. "Saya sangat bersyukur berada di sini. Saya memiliki ekspektasi tinggi, ingin bermain baik, memberikan segalanya, dan menjadi juara," ujarnya. Namun, pertanyaan besarnya: akankah Benfica menjadi klub yang memberinya rumah yang selama ini ia cari, atau hanya persinggahan lain dalam karier yang penuh gejolak?



