Como Incar Moise Kean untuk Proyek Liga Champions: Langkah Awal di Pasar Transfer
Baca dalam 60 detik
- Como 1907 telah menghubungi agen Moise Kean untuk menjajaki minat sang striker bergabung, namun belum bernegosiasi dengan Fiorentina.
- Klub promosi Serie A itu butuh pemain Italia untuk memenuhi kuota UEFA, dan Kean dianggap cocok dengan ambisi mereka.
- Kesepakatan terganjal harga: klausul rilis โฌ62 juta hanya berlaku untuk klub luar Italia, sementara Como harus bernegosiasi langsung.

Como 1907, klub yang musim depan akan berlaga di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah, mulai bergerak di bursa transfer. Tim besutan Cesc Fabregas itu dikabarkan telah menghubungi agen penyerang timnas Italia, Moise Kean, untuk menanyakan ketersediaannya. Namun, menurut laporan Sky Sport Italia, Como belum mengajukan tawaran resmi ke Fiorentina, klub yang saat ini memegang kontrak Kean.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Como serius membangun skuad kompetitif. Dua tahun lalu masih berkiprah di Serie B, kini mereka harus bersiap menghadapi tantangan ganda: bersaing di level tertinggi Eropa sekaligus mematuhi regulasi UEFA tentang pemain jebolan akademi lokal. Saat ini, skuad Como nyaris tanpa pemain Italia, sehingga perekrutan pemain seperti Kean menjadi prioritas.
Menurut jurnalis transfer Gianluca Di Marzio, pendekatan ke Kean baru sebatas penjajakan. Como ingin tahu apakah striker berusia 26 tahun itu tertarik dengan proyek jangka panjang mereka. Jika responsnya positif, barulah Como akan bernegosiasi dengan Fiorentina. Kean sendiri masih terikat kontrak hingga Juni 2029 dan memiliki klausul rilis โฌ62 juta, tetapi klausul itu hanya berlaku untuk klub di luar Italia pada periode 1-15 Juli. Dengan kata lain, Como harus berunding langsung dengan Fiorentina tanpa bantuan klausul tersebut.
Kean dikenal sebagai pemain dengan perjalanan karier yang naik-turun. Setelah meninggalkan Juventus, ia sempat bergabung dengan Everton, lalu dipinjamkan ke Paris Saint-Germain, sebelum akhirnya menetap di Fiorentina sejak 2024. Meski sempat kesulitan menemukan konsistensi, musim lalu ia berhasil mencetak 13 gol di Serie A. Kean sendiri dikabarkan sangat antusias untuk merasakan atmosfer Liga Champions, sesuatu yang bisa ditawarkan Como.
Bagi Como, mendatangkan Kean bukan hanya soal kualitas di lapangan, tetapi juga strategi memenuhi regulasi. UEFA mewajibkan setiap klub yang berlaga di kompetisi Eropa memiliki minimal delapan pemain lokal (homegrown) dalam skuad, dengan empat di antaranya merupakan jebolan akademi klub sendiri. Como yang saat ini minim pemain Italia harus bergerak cepat. Selain Kean, mereka juga dikaitkan dengan beberapa pemain Serie A lainnya.
Di sisi lain, Fiorentina tidak dalam posisi terdesak untuk menjual. Kean masih memiliki kontrak panjang dan performanya mulai stabil. Namun, jika sang pemain mendorong kepergiannya, Fiorentina mungkin akan mempertimbangkan tawaran yang masuk. Como harus menyiapkan dana yang tidak sedikit, mengingat nilai pasar Kean diperkirakan di atas โฌ30 juta.
Langkah Como ini menarik untuk diikuti, terutama bagi pengamat sepak bola Indonesia yang kerap menjadikan Serie A sebagai referensi. Jika transfer ini terwujud, Como tidak hanya mendapatkan striker haus gol, tetapi juga simbol ambisi mereka untuk bersaing di Eropa. Pertanyaannya, akankah Fiorentina melepas aset berharganya demi proyek ambisius Como?



