Chelsea Gelar Negosiasi Formal dengan Palace untuk Lacroix: Banderol Rp1,1 Triliun
Baca dalam 60 detik
- Chelsea telah mengadakan perundingan resmi dengan Crystal Palace untuk merekrut bek tengah Maxence Lacroix, dengan Palace mematok harga minimal ยฃ55 juta atau sekitar Rp1,1 triliun.
- Klub London Barat itu menjadikan transfer Jan Paul van Hecke ke Tottenham sebagai tolok ukur nilai pasar Lacroix, yang dinilai sebagai salah satu bek terbaik Premier League.
- Kesepakatan diprediksi alot karena Palace tidak terdesak menjual dan Chelsea baru saja menggelontorkan dana besar untuk Morgan Rogers.

Chelsea resmi membuka negosiasi dengan Crystal Palace untuk mengamankan jasa bek tengah asal Prancis, Maxence Lacroix, setelah melakukan pembicaraan formal dengan klub London Selatan tersebut. Langkah ini menjadi sinyal bahwa The Blues belum puas meski telah memecahkan rekor transfer Inggris dengan mendatangkan Morgan Rogers senilai ยฃ117 juta.
Lacroix, yang direkrut Palace dari Wolfsburg pada musim panas lalu, langsung menjadi pilar di lini pertahanan tim besutan Oliver Glasner. Tingginya 191 cm, ia memadukan kecepatan dengan kekuatan fisik, serta mampu bermain dalam skema tiga atau empat bek. Fleksibilitas ini dinilai sesuai dengan kebutuhan taktik yang diinginkan pelatih Chelsea, Xabi Alonso.
Menurut jurnalis talkSPORT Ben Jacobs, Palace mematok banderol minimal ยฃ55 juta (sekitar Rp1,1 triliun) untuk pemain berusia 24 tahun itu. Klub London Barat itu menggunakan transfer Jan Paul van Hecke ke Tottenham sebagai patokan, dengan keyakinan bahwa Lacroix layak dihargai setara, bahkan lebih tinggi, dari bek Belanda tersebut. Arsenal juga dikabarkan memantau situasi Lacroix, namun Chelsea menjadi pihak pertama yang mengambil langkah konkret dengan menggelar perundingan langsung.
Negosiasi diprediksi tidak akan berjalan mudah. Palace tidak berada dalam tekanan finansial untuk menjual karena Lacroix masih terikat kontrak jangka panjang. Sementara itu, Chelsea telah mengeluarkan dana besar untuk Rogers, sehingga perlu mengatur ulang prioritas belanja. Spekulasi muncul bahwa kedua klub bisa mempertimbangkan opsi pertukaran pemain sebagai solusi kreatif.
Bagi Chelsea, merekrut Lacroix akan menjadi pernyataan ambisi lain di bursa transfer. Bek yang pernah memperkuat timnas Prancis U-21 itu dinilai sebagai salah satu bek paling komplet di Premier League. Kecepatan recovery-nya memungkinkan tim untuk bermain dengan garis pertahanan tinggi, sementara kekuatan udaranya bisa menutupi kelemahan Chelsea di sektor tersebut musim lalu.
Dari perspektif Indonesia, pergerakan Chelsea di bursa transfer selalu menarik perhatian karena basis penggemar klub tersebut cukup besar di Tanah Air. Jika Lacroix resmi berseragam biru, ia akan menjadi salah satu bek termahal yang pernah dibeli klub asal London itu, menambah daftar panjang pemain Prancis yang memperkuat Stamford Bridge. Keputusan akhir Palace dan kesepakatan finansial akan menentukan apakah transfer ini benar-benar terwujud atau hanya menjadi tawaran awal yang kandas di tengah jalan.



