Aston Villa Incar Nicolas Jackson sebagai Pengganti Morgan Rogers yang Hengkang ke Chelsea
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa setuju menjual Morgan Rogers ke Chelsea dengan rekor transfer Inggris £117 juta, memecahkan rekor sebelumnya.
- Villa telah mendatangkan Johan Manzambi dari Freiburg, tetapi masih membutuhkan tambahan daya gedor di lini depan.
- Nicolas Jackson, striker yang pernah dilatih Unai Emery di Villarreal, menjadi target utama dengan nilai sekitar £60 juta.

Aston Villa tengah bersiap kehilangan gelandang serang andalannya, Morgan Rogers, yang akan bergabung dengan Chelsea dalam kesepakatan senilai £117 juta—angka yang menjadikannya pemain Inggris termahal sepanjang sejarah. Transfer ini sekaligus menggeser rekor sebelumnya yang dipegang Elliot Anderson (£116 juta) dan Jack Grealish (£100 juta).
Rogers, 23 tahun, menjadi rebutan antara Chelsea dan Arsenal, namun The Blues dipastikan memenangi persaingan. Selama dua musim terakhir di Premier League bersama Aston Villa, ia konsisten mencatatkan angka dua digit dalam gol atau assist, menjadikannya ancaman konstan di sepertiga akhir lapangan. Kepergiannya meninggalkan lubang besar di skuad asuhan Unai Emery.
Villa sejatinya sudah mendatangkan Johan Manzambi dari Freiburg untuk mengisi pos gelandang tengah atau serang. Pemain asal Swiss itu tampil impresif di Piala Dunia 2026 dengan tiga gol dalam empat laga, namun statistiknya di level klub masih diragukan: belum pernah mencetak lebih dari tujuh gol per musim atau mencapai dua digit assist. Manzambi belum membuktikan diri bisa menyamai produktivitas Rogers.
Kebutuhan Villa akan tambahan daya gedor membuat mereka kembali bergerak di bursa transfer. Menurut jurnalis Fabrizio Romano, nama Nicolas Jackson muncul dalam pembicaraan antara Villa dan Chelsea terkait transfer Rogers. Emery dikabarkan 'menyukai' striker asal Senegal itu, yang pernah bekerja sama dengannya di Villarreal. Jackson menghabiskan dua musim di Premier League bersama Chelsea sebelum dipinjamkan ke Bayern Munich, mencatatkan 24 gol dan 14 'big chances' created.
Meski akurasi finisnya sempat dipertanyakan—kerap di bawah ekspektasi gol (xG)—Jackson tetap menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan sebagai pencetak gol sekaligus pengumpan. Ia bisa bermain di sisi kiri dengan cutting inside atau sebagai ujung tombak, memberikan fleksibilitas taktis bagi Emery. Mantan pemain yang pernah mencetak hattrick ke gawang Spurs ini juga sudah teruji di Premier League, berbeda dengan Manzambi yang masih asing dengan kerasnya kompetisi Inggris.
Dengan mendatangkan Manzambi sebagai pengganti langsung Rogers di pos nomor 10 dan Jackson untuk menggantikan kontribusi gol dan assist, Villa berpotensi menutup kehilangan pemain bintangnya secara sempurna. Namun, masih ada pertanyaan: akankah Jackson mampu konsisten seperti Rogers? Atau akankah Emery meracik taktik baru untuk memaksimalkan potensi kedua rekrutan anyarnya?



