Operasi SAR Hari Kelima: Dua Korban Selamat Ditemukan, 18 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Hilang
Baca dalam 60 detik
- Tim SAR gabungan menemukan dua korban selamat dari KM Nurul Salsa di perairan Selayar setelah ditolong nelayan.
- Pencarian memasuki hari kelima dengan perluasan area hingga 1.305 mil laut persegi dan empat sektor operasi.
- Empat kapal dikerahkan, termasuk KRI Marlin 877 dan KRI Hiu 634, untuk mempercepat penyisiran.

Dua penumpang kapal motor Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ditemukan dalam keadaan selamat pada Minggu (19/7) setelah ditolong oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar Pulau Mattalang. Kedua korban, Nurmiati (46) dan Jasmal (24), langsung dievakuasi ke Pelabuhan Benteng menggunakan KRI Marlin 877. Namun, operasi pencarian masih terus berlanjut karena 18 orang lainnya belum ditemukan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi bahwa tim SAR gabungan masih menyisir perairan dengan skala besar. Pada hari kelima pencarian, area operasi diperluas menjadi 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor. Masing-masing sektor seluas 337,5 nmยฒ disisir oleh kapal-kapal yang telah dikerahkan sejak hari pertama.
Empat unsur utama dikerahkan dalam operasi ini: KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877 dari Makassar, dan KRI Hiu 634 dari Palu. Penambahan dua kapal perang tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pencarian di medan yang sulit. Andi Sultan menjelaskan bahwa penyisiran dilakukan berdasarkan prediksi Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP) untuk mengoptimalkan peluang menemukan korban.
Kecelakaan ini menjadi perhatian publik karena KM Nurul Salsa tenggelam di perairan yang cukup ramai dilintasi kapal nelayan. Proses evakuasi dua korban selamat berkat bantuan nelayan setempat menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam operasi SAR. Namun, kondisi cuaca dan gelombang di Selayar kerap menjadi tantangan bagi tim penyelamat.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 18 penumpang yang dinyatakan hilang. Keluarga korban berharap operasi dapat dipercepat dengan dukungan peralatan dan personel tambahan. Pertanyaan yang mengemuka adalah apakah perluasan area dan penambahan kapal cukup untuk menjangkau titik-titik yang mungkin terlewat, mengingat waktu yang terus berjalan.



