Ohtani Masih Misteri di Mound: Dodgers Buka Opsi Tanpa Tangan Kiri Andalan
Baca dalam 60 detik
- Los Angeles Dodgers masih belum memastikan apakah Shohei Ohtani akan kembali naik ke gundukan pada musim ini, dengan manajer Dave Roberts menyebut opsi tidak tampil sebagai pelempar masih terbuka.
- Ohtani, yang terakhir tampil pada 3 Juli karena nyeri lutut kiri dan bisep kanan, telah menjalani sesi bullpen 20 lemparan pekan lalu namun batal menjadi starter saat melawan Detroit.
- Jika Ohtani tidak bisa memulai sebagai pelempar, ia berpotensi tampil sebagai pereda atau bahkan bermain di posisi luar, meski manajer menegaskan opsi outfield belum dipertimbangkan.

LOS ANGELES โ Nasib Shohei Ohtani sebagai pelempar Los Angeles Dodgers musim ini masih menggantung. Manajer Dave Roberts, Rabu (3/9), mengakui bahwa kemungkinan sang bintang dua arah tidak lagi tampil di gundukan pada sisa musim reguler merupakan opsi yang nyata, menyusul cedera yang berkepanjangan pada lutut kiri dan bisep kanannya.
Ohtani terakhir kali naik ke mound pada 3 Juli lalu. Sejak itu, ia hanya berlatih lemparan ringan, termasuk sesi bullpen 20 pitch pada pekan lalu yang membuatnya sempat dijadwalkan menjadi starter saat Dodgers bertandang ke Detroit. Namun, rencana itu batal dua hari kemudian. Roberts menegaskan bahwa kondisi fisik Ohtani sebenarnya dalam keadaan baik, tetapi keputusan untuk kembali melempar belum bisa dipastikan sebelum melihat perkembangan dalam sesi latihan berikutnya.
โSaya pikir secara fisik dia dalam kondisi yang bagus. Saya belum mendengar keluhan apa pun, baik dari lengan maupun lututnya. Semua yang dia sampaikan kepada saya dan staf pelatih menunjukkan dia merasa baik,โ ujar Roberts. Namun, ia menambahkan, โSampai saya melihat dia melempar lagi di bullpen, saya tidak akan tahu langkah berikutnya.โ
Sebelum cedera, Ohtani menunjukkan performa gemilang di atas gundukan: catatan 8-2 dengan ERA 1,79 dalam 14 start. Angka itu menempatkannya sebagai kandidat kuat peraih Cy Young Award sebelum ia harus menepi. Kini, Dodgers dihadapkan pada dilema besar: memaksakan Ohtani kembali sebagai pelempar dengan risiko memperparah cedera, atau mengorbankan salah satu senjata utama mereka di postseason.
Roberts mengakui bahwa jika Ohtani tidak bisa menjadi starter, ia bisa saja dimasukkan sebagai pereda. Namun, ia menegaskan bahwa opsi memainkan Ohtani di posisi luar (outfield) tidak sedang dipertimbangkan. โItu tidak ada di atas meja saat ini,โ katanya. Ohtani sendiri terakhir kali bermain di outfield pada 2021, saat masih membela Los Angeles Angels, dengan total tujuh penampilan.
Kebuntuan ini juga memunculkan skenario rumit terkait aturan designated hitter (DH). Jika Ohtani memulai sebagai DH lalu pindah ke mound, Dodgers akan kehilangan hak DH untuk sisa pertandingan. Sebaliknya, jika ia berpindah dari mound ke outfield, ia bisa tetap berada di lineup. Roberts menggarisbawahi dilema tersebut: โSaya tentu tahu nilai dia melempar, tetapi jika tidak 100 persen, ada kemungkinan performa ofensifnya ikut terganggu. Setiap inning yang dia berikan adalah nilai tambah. Masalahnya, apakah itu memengaruhi kesehatannya? Jadi, tidak ada batas waktu yang pasti untuk menghentikan proses ini.โ
Bagi penggemar bisbol di Indonesia, perkembangan ini menarik untuk disimak, terutama karena Ohtani adalah salah satu ikon global yang memperkenalkan bisbol ke pasar Asia. Jika ia gagal kembali sebagai pelempar, Dodgers diprediksi akan mengandalkan rotasi yang ada, dengan tambahan opsi bullpen untuk mengarungi postseason. Namun, keputusan ini juga berimplikasi pada persaingan di National League, di mana Dodgers bersaing ketat dengan tim-tim seperti Atlanta Braves dan Philadelphia Phillies.
Pertanyaannya kini, apakah Dodgers akan mengambil risiko dengan menurunkan Ohtani di momen krusial, atau lebih memilih menjaga kesehatannya untuk jangka panjang? Hingga saat ini, Roberts belum memberikan jawaban pasti, hanya menyatakan bahwa tidak ada tenggat waktu yang jelas. Satu hal yang pasti: setiap keputusan akan berdampak besar pada peluang Dodgers meraih gelar juara dunia musim ini.



