Sam Burns Memimpin di Hari Terakhir The Open, Perburuan Gelar Mayor Pertama
Baca dalam 60 detik
- Sam Burns memulai putaran final The Open ke-154 dengan keunggulan dua pukulan, berpeluang menjadi juara Amerika keempat berturut-turut.
- Scottie Scheffler dan Tommy Fleetwood menjadi ancaman terdekat, sementara Bryson DeChambeau dan Cameron Young juga masih dalam persaingan.
- Jika Burns menang, ia akan menjadi juara pertama kali ke-13 berturut-turut di turnamen golf tertua di dunia.

Sam Burns, pegolf asal Amerika Serikat, memulai hari terakhir Kejuaraan Terbuka Inggris (The Open) ke-154 dengan keunggulan dua pukulan atas para pesaingnya. Dengan total skor 10 di bawah par, ia bertekad merebut gelar mayor pertamanya sekaligus menjadi juara Amerika keempat secara beruntun di ajang ini.
Burns akan memulai putaran final pada pukul 13.20 GMT di Royal Birkdale, Southport, Inggris. Jika berhasil mempertahankan keunggulannya, ia akan menjadi yang ke-13 secara beruntun yang meraih gelar mayor pertamanya di turnamen tertua dalam sejarah golf. Namun, persaingan masih sangat terbuka dengan sejumlah pemain top yang siap memanfaatkan setiap kesalahan.
Peringkat satu dunia Scottie Scheffler memulai putaran keempat dengan defisit enam pukulan, namun langsung mencatat birdie pada dua lubang pertamanya. Dengan kondisi lapangan yang cerah dan angin sepoi-sepoi, Scheffler diprediksi akan memberikan tekanan besar pada Burns. Sementara itu, favorit tuan rumah Tommy Fleetwood, yang berusaha menjadi orang Inggris pertama yang memenangi The Open sejak Nick Faldo pada 1992, tertinggal lima pukulan. Bryson DeChambeau, pegolf Amerika dengan pukulan jarak jauh, hanya tertinggal empat pukulan.
Pergerakan signifikan juga terjadi dari Cameron Young yang mencatat empat birdie dalam lima lubang untuk mencapai tujuh di bawah par. Sementara itu, Rickie Fowler menuntaskan putaran dengan skor 66 pada Minggu untuk finis di tiga di bawah par. Namun, tidak semua pemain beruntung. Jon Rahm, mantan peringkat satu dunia asal Spanyol, mengalami pukulan drive keluar batas pada lubang pertama dan harus puas dengan double bogey, membuatnya tertinggal delapan pukulan dari pimpinan. Rory McIlroy, peringkat dua dunia, berada di tiga di bawah par menjelang tikungan.
Bagi penggemar golf di Indonesia, The Open selalu menjadi tontonan menarik karena menampilkan drama dan kejutan. Meski tidak ada pegolf Indonesia yang berlaga, turnamen ini memberikan gambaran tentang standar tertinggi olahraga golf global. Keberhasilan Burns atau skenario kejutan dari Scheffler atau Fleetwood akan menjadi cerita yang layak diikuti, terutama bagi para pegolf amatir dan penggemar di tanah air yang kerap menjadikan ajang ini sebagai referensi teknik dan strategi.
Dengan kondisi cuaca yang diperkirakan cerah dan angin ringan, hari terakhir The Open diprediksi berlangsung ketat. Pertanyaan besarnya: akankah Sam Burns mampu mempertahankan keunggulannya dan mengukir sejarah, atau justru salah satu pemburu gelar seperti Scheffler atau Fleetwood yang akan mencuri perhatian? Jawabannya akan diketahui dalam beberapa jam ke depan.



