Pete Townshend Mundur dari Crossroads Festival demi Pulih: 'Saya Ingin Tampil Lagi Bersama The Who'
Baca dalam 60 detik
- Gitaris legendaris The Who, Pete Townshend, batal tampil di Crossroads Guitar Festival karena cedera kaki dan masalah keseimbangan.
- Ia menyumbangkan 50.000 dolar AS untuk klinik rehabilitasi milik Eric Clapton sebagai bentuk dukungan dan permintaan maaf.
- Townshend menegaskan fokusnya adalah pemulihan penuh agar bisa kembali bermain dengan Roger Daltrey dan The Who di masa depan.

Pete Townshend, gitaris legendaris The Who yang kini berusia 81 tahun, memutuskan mundur dari Crossroads Guitar Festival milik Eric Clapton yang dijadwalkan berlangsung pada 26โ27 September di Moody Center, Austin, Texas. Keputusan ini diambil setelah kondisinya belum memungkinkan untuk menempuh perjalanan jauh dari London ke Amerika Serikat, menyusul cedera pada kaki kiri yang memicu gangguan keseimbangan.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun X Eric Clapton, Townshend mengaku telah berusaha keras memulihkan diri demi tampil di ajang yang dinantikan banyak penggemar gitar itu. Namun, ia menilai penerbangan panjang dan jet lag yang menyertainya berisiko memperburuk kondisi yang sedang ia rawat. โSaya sangat menyesal, karena kerusakan pada kaki kiri dan masalah keseimbangan, saya tidak bisa berkomitmen untuk terbang ke festival Crossroads di Austin. Saya sangat ingin tampil dan telah berjuang untuk bugar, tetapi penerbangan panjang dari London akan menyebabkan kemunduran yang tidak bisa saya tanggung,โ tulisnya.
Sebagai bentuk dukungan, Townshend tetap memberikan kontribusi nyata dengan menyumbangkan 50.000 dolar AS melalui badan amalnya, Double O, yang selama ini fokus mendukung organisasi pemulihan kecanduan. Donasi tersebut ditujukan untuk Crossroads Centre, klinik perawatan kecanduan narkoba yang didirikan Eric Clapton di Antigua. Langkah ini sekaligus menjadi simbol bahwa meski fisiknya belum prima, komitmennya terhadap sesama musisi dan isu sosial tetap berjalan.
Di balik kabar mundurnya, ada secercah harapan bagi para penggemar The Who. Townshend menegaskan bahwa ia sedang โberusaha untuk sembuhโ agar suatu hari bisa kembali berkolaborasi dengan Roger Daltrey, rekan duetnya yang telah menemani perjalanan musiknya selama puluhan tahun. โSementara itu, saya akan terus berusaha untuk pulih sehingga saya bisa bekerja dengan Roger dan The Who di masa depan,โ ujarnya. Pernyataan ini memicu spekulasi bahwa The Who mungkin belum benar-benar mengucapkan selamat tinggal, meski mereka telah menggelar konser terakhir pada 2025.
Sebelumnya, dalam wawancara terkait kerja sama dengan Primary Wave Music pada Mei lalu, Townshend sempat memberi kode bahwa ia dan Daltrey selalu mencari ide istimewa untuk mengejutkan penggemar. โKami selalu mencoba menciptakan sesuatu yang spesial, dan semoga kami bisa terus melakukannya, dengan harapan suatu hari kami bisa membuat Anda takjub seperti dulu,โ katanya. Kini, pernyataan terbarunya semakin memperkuat sinyal bahwa pintu untuk reuni The Who belum sepenuhnya tertutup.
Kabar ini tentu menjadi perhatian bagi penggemar musik rock di Indonesia, yang selama bertahun-tahun menjadikan The Who sebagai salah satu ikon yang memengaruhi perkembangan musik tanah air. Banyak musisi senior Indonesia yang mengaku belajar dari permainan gitar Townshend yang enerjik dan inovatif. Meski konser The Who di Indonesia belum pernah terwujud, antusiasme penggemar terhadap kabar kesehatan dan rencana tur para musisi legendaris selalu tinggi, terutama di era ketika konser internasional semakin mudah diakses.
Di sisi lain, mundurnya Townshend dari festival bergengsi seperti Crossroads menjadi pengingat bahwa usia dan kesehatan adalah faktor yang tak bisa dihindari bagi para musisi legendaris. Namun, dedikasinya untuk tetap berkarya dan mendukung sesama melalui donasi menunjukkan bahwa semangat bermusik tidak pernah padam. Pertanyaannya kini, akankah The Who benar-benar kembali ke panggung, atau justru ini adalah babak akhir dari salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah rock? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal yang pasti: para penggemar akan terus menunggu dengan harapan besar.



