Kartu Merah Gila Jonathan Rowe Warnai Kekalahan Perdana Bologna Era Tedesco
Baca dalam 60 detik
- Winger Inggris Jonathan Rowe diusir wasit usai melakukan headbutt dalam laga uji coba melawan Arminia Bielefeld.
- Bologna kalah telak 4-0 di pertandingan pertama pramusim di bawah pelatih baru Domenico Tedesco.
- Insiden ini berpotensi menggagalkan rencana transfer Rowe ke Chelsea yang sempat dikabarkan tertarik.

Kartu merah langsung akibat aksi brutal Jonathan Rowe mewarnai debut pramusim Domenico Tedesco sebagai pelatih Bologna. Tim Serie A itu harus menelan kekalahan telak 4-0 dari klub kasta kedua Jerman, Arminia Bielefeld, dalam laga persahabatan yang berlangsung di Jerman, Sabtu (20/7).
Insiden terjadi pada menit ke-39. Rowe, yang musim lalu tampil impresif bersama Bologna, kehilangan kendali setelah dilanggar pemain lawan. Ia mengejar lawannya dan melakukan dorongan dada serta sundulan parsial ke arah kepala pemain Bielefeld hingga korban terjatuh. Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung. Rowe yang masih emosi sempat terlibat keributan dan harus ditenangkan rekan setimnya, Santiago Castro.
Kekalahan ini menjadi awal yang buruk bagi Tedesco, pelatih Italia-Jerman yang ditunjuk pada Juni lalu menggantikan Vincenzo Italiano. Bagi Tedesco, ini adalah pekerjaan pertamanya di negara kelahirannya. Namun, hasil dan perilaku pemainnya jelas bukan pertanda baik menjelang musim baru Serie A.
Arminia Bielefeld sudah unggul 2-0 dalam 15 menit pertama melalui dua gol Marco Grodowski. Dua gol tambahan dari Worl dan Bauer memastikan kemenangan telak tim tuan rumah. Bagi Bologna, ini adalah peringatan dini bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Yang paling dirugikan dari insiden ini adalah Rowe sendiri. Pemain sayap Inggris itu baru saja membangun kembali reputasinya setelah musim pertama yang solid di Serie A pasca pindah dari Marseille. Performanya bahkan dikabarkan menarik minat Chelsea, yang disebut-sebut memasukkan Rowe dalam daftar belanja mereka. Namun, tindakan tidak disiplin dalam laga persahabatan yang minim tekanan jelas tidak membantu prospek transfernya. Sebaliknya, ini menjadi noda di awal musim dan memberi pelatih baru bahan diskusi yang tidak diinginkan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, insiden ini mengingatkan pada pentingnya pengendalian emosi di lapangan, terutama di era di mana setiap momen bisa terekam kamera dan menjadi viral. Rowe, yang sempat menjadi harapan baru di Serie A, kini harus membayar mahal atas kelakuannya. Pertanyaannya, akankah Chelsea tetap tertarik? Atau justru ini menjadi batu sandungan bagi kariernya di Italia?



