R&A Kian Dekat dengan Open Championship di Portmarnock, Irlandia
Baca dalam 60 detik
- R&A mengonfirmasi studi kelayakan untuk menyelenggarakan The Open di Portmarnock, Irlandia, hampir rampung.
- Pemerintah Irlandia telah mengalokasikan dana hingga 40 juta euro untuk mendukung rencana tersebut.
- Keputusan final diharapkan pada akhir tahun ini, membuka peluang bagi kejuaraan golf bergengsi di luar Inggris Raya.

R&A, badan pengelola The Open Championship, mengindikasikan bahwa turnamen golf tertua di dunia itu semakin mungkin digelar di luar Inggris Raya untuk pertama kalinya. Mark Darbon, CEO R&A, menyatakan pihaknya "cukup dekat" untuk membawa The Open ke Portmarnock Golf Club di Dublin, Irlandia.
Rencana ini pertama kali diungkap pada 2023, dan pada 2024 pemerintah Irlandia mengumumkan dukungan dana hingga 40 juta euro (sekitar Rp690 miliar) untuk mewujudkannya. Portmarnock sendiri sebelumnya pernah menjadi tuan rumah kejuaraan amatir putra dan putri.
"Ini adalah tempat yang rumit karena skala The Open Championship," ujar Darbon menjelang turnamen ke-154 di Royal Birkdale. "Kami telah melakukan studi kelayakan besar-besaran. Pekerjaan itu hampir selesai. Kami telah memastikan bahwa kami percaya dapat menyelenggarakan The Open di sana."
Darbon menambahkan bahwa pihaknya sedang membangun model yang membuka peluang bagi AIG Women's Open dan The Open untuk bertahun-tahun mendatang. "Kami sedang dalam dialog dengan pemerintah Irlandia dan optimistis diskusi tersebut mengarah ke arah yang benar."
Soal waktu pengumuman, Darbon mengakui prosesnya lebih lama dari perkiraan. "Kami berharap memiliki gambaran yang cukup jelas pada akhir tahun ini," katanya. Pernyataan ini muncul di tengah dukungan para pegolf top, termasuk Rory McIlroy dan Shane Lowry. Lowry, yang memenangkan The Open 2019, mengunjungi Portmarnock pekan lalu dan menyatakan, "Mereka tidak banyak bicara, tapi semua rumor mengatakan akan diumumkan suatu saat. Akan luar biasa memiliki The Open di Dublin."
"Portmarnock adalah salah satu lapangan golf terbaik di dunia, jadi saya pikir itu cocok untuk The Open. Infrastrukturnya sudah lengkap." โ Shane Lowry, Juara The Open 2019
Bagi Indonesia, perkembangan ini menarik karena menunjukkan bagaimana investasi infrastruktur olahraga dapat mendatangkan event global. Meski golf belum sepopuler di Tanah Air, kehadiran The Open di Irlandia bisa menjadi inspirasi bagi pengembangan destinasi golf di Indonesia, seperti Bali atau Lombok, yang memiliki potensi serupa. Selain itu, langkah R&A keluar dari Inggris Raya menandai era baru globalisasi turnamen golf.
Setelah St Andrews pada 2026 dan Royal Lytham & St Annes pada 2028, R&A belum mengonfirmasi tuan rumah lain. Portmarnock bisa menjadi pilihan berikutnya, meski masih ada tantangan logistik dan infrastruktur yang harus diatasi. Pertanyaannya, akankah R&A benar-benar mengambil langkah bersejarah ini, atau justru mempertahankan tradisi di Inggris Raya?



