Michael 'Venom' Page Kembali ke Oktagon: Hadapi Petarung Uzbekistan di UFC Paris
Baca dalam 60 detik
- Petarung asal Inggris, Michael Page, akan bertemu Nursulton Ruziboev dalam laga kelas menengah UFC Paris pada 5 September.
- Page yang frustrasi karena kerap dihadapkan pada lawan kurang populer kembali turun di kelas menengah demi memperluas opsi lawan.
- Pertarungan ini menjadi ajang pembuktian bagi Page untuk mendekati duel impian melawan mantan juara kelas welter UFC, Leon Edwards.

Michael 'Venom' Page, petarung asal Inggris berusia 39 tahun, akan kembali naik ke oktagon pada 5 September mendatang. Ia dijadwalkan menghadapi Nursulton Ruziboev dari Uzbekistan dalam laga kelas menengah yang menjadi bagian dari gelaran UFC Paris di Accor Arena. Pertarungan ini menjadi momentum bagi Page untuk membuktikan diri setelah sebelumnya mengkritik promosi yang dinilainya enggan mempertemukannya dengan lawan-lawan besar.
Page, yang mengoleksi 25 kemenangan dari 28 pertarungan profesional, terakhir kali bertarung pada Maret lalu. Saat itu ia mengalahkan sesama petarung Inggris, Sam Patterson, melalui keputusan juri yang dianggap kurang memuaskan. Kemenangan tersebut menjadi yang keempat dari lima laga yang ia jalani di UFC sejak bergabung pada 2023 setelah sembilan tahun berkarier di Bellator. Di Bellator, Page dikenal sebagai salah satu petarung paling berbahaya dan menghibur.
Namun, ketidakpuasan Page terhadap lawan-lawan yang dihadapinya mulai terlihat. Sebelum duel melawan Patterson, ia secara terbuka menyuarakan kekecewaannya karena UFC tidak memberinya lawan yang lebih populer. Kini, ia kembali menghadapi petarung yang relatif kurang dikenal: Ruziboev, 32 tahun, yang berada di peringkat 15 divisi kelas menengah UFC dan tengah dalam tren tiga kemenangan beruntun. Meski demikian, nama Ruziboev belum setenar petarung papan atas lainnya.
Pertarungan melawan Ruziboev menandai kembalinya Page ke kelas menengah setelah sebelumnya turun ke kelas welter saat melawan Patterson. Page mengaku akan terus bertarung di dua divisi berbeda demi memperluas pilihan lawan. Langkah ini menunjukkan ambisinya untuk tetap aktif dan mengejar duel-duel besar, termasuk pertarungan impian melawan mantan juara kelas welter UFC, Leon Edwards, yang juga berasal dari Inggris.
Selain laga Page, UFC Paris juga akan menyajikan pertarungan lain yang menarik perhatian. Petarung kelas berat ringan asal Lituania-Inggris, Modestas Bukauskas, akan berhadapan dengan petarung tuan rumah, Oumar Sy dari Prancis. Sementara itu, petarung kelas bulu Inggris, Kurtis Campbell, akan berduel dengan Trevor Peek asal Amerika Serikat. Hingga saat ini, UFC belum mengumumkan laga utama yang akan menjadi headline acara tersebut.
Bagi penggemar MMA di Indonesia, pertarungan Page selalu layak ditonton karena gaya bertarungnya yang flamboyan dan penuh risiko. Namun, kekhawatiran akan kurangnya daya tarik lawan yang dihadapinya bisa menjadi catatan tersendiri. Apakah UFC akan memberikan Page lawan yang lebih bergengsi di masa depan, atau ia harus terus membuktikan diri melawan petarung yang kurang dikenal? Jawabannya mungkin akan terungkap di Paris pada September nanti.



