Dua Acara AJ Odudu Dihentikan: 'Dress the Nation' dan Masa Depan 'Celebrity Big Brother' Terancam
Baca dalam 60 detik
- ITV menghentikan acara mode 'Dress the Nation' setelah dua musim, meskipun dibawakan oleh AJ Odudu dan Vernon Kay.
- Masa depan 'Celebrity Big Brother' diragukan karena kesulitan merekrut selebritas, yang kini lebih memilih acara saingan 'The Celebrity Traitors'.
- Persaingan ketat antar acara realitas di Inggris mempersulit ITV mempertahankan bintang besar, berdampak pada jadwal tayang 2027.

ITV secara resmi menghentikan acara mode Dress the Nation setelah dua musim penayangan, sebuah keputusan yang langsung memengaruhi pembawa acaranya, AJ Odudu, yang juga tengah menghadapi ketidakpastian nasib Celebrity Big Brother. Langkah ini menandai perubahan strategi stasiun televisi Inggris tersebut di tengah persaingan ketat dengan program realitas dari BBC.
Acara yang menggabungkan elemen kompetisi desain dengan ritel M&S ini pertama kali tayang pada 2024 dan menampilkan sembilan peserta dari berbagai latar belakang. Mereka berlomba menciptakan busana yang sesuai selera konsumen M&S di sebuah studio khusus. Setiap minggu, karya mereka dinilai oleh panel yang terdiri dari pakar M&S dan juri selebritas, lalu satu peserta tersisih. Meski mendapat sambutan cukup baik, ITV memutuskan tidak melanjutkannya ke musim ketiga.
"Setelah dua seri Dress the Nation, sayangnya kami tidak akan memproduksi seri berikutnya saat ini," ujar juru bicara ITV kepada The Sun. Namun, pihaknya tetap berkomitmen bekerja sama dengan M&S dan South Shore pada musim panas ini untuk enam seri Cooking with the Stars dan seri keempat Tom Kerridge Cooks. Keputusan ini menunjukkan ITV masih menjalin kemitraan dengan M&S, hanya saja tidak untuk program mode tersebut.
Bagi AJ Odudu, kabar ini menjadi pukulan kedua setelah sebelumnya Celebrity Big Brother—acara yang juga ia bawakan—dilaporkan ditunda. Menurut sumber internal, ITV kesulitan merekrut selebritas karena banyak bintang kini lebih memilih tampil di The Celebrity Traitors BBC One. "Bos menghadapi tantangan besar mendaftarkan selebritas karena banyak dari mereka mendesak agennya untuk masuk ke The Celebrity Traitors," ungkap sumber tersebut. Akibatnya, acara seperti Strictly Come Dancing dan I'm a Celebrity...Get Me Out of Here! juga terkena imbas karena menjadi pilihan kedua.
Persaingan ini semakin mempersulit ITV yang harus mengisi dua slot I'm a Celebrity pada musim gugur ini, termasuk The Wild Frontier yang dijadwalkan tayang awal 2027—bertepatan dengan rencana awal peluncuran Celebrity Big Brother. Meski pada 2025 ITV menyatakan "berkomitmen pada Celebrity Big Brother dan Big Brother setelah 2025", pernyataan terbaru mereka lebih hati-hati: "Big Brother kembali ke ITVX dan ITV2 tahun ini. Belum ada keputusan untuk 2027."
Bagi industri hiburan Indonesia, fenomena ini relevan mengingat maraknya program realitas serupa di stasiun televisi nasional. Persaingan merebut bintang tamu dan pemirsa menjadi tantangan serupa, terutama dengan hadirnya platform streaming. Keputusan ITV menghentikan acara yang sudah dua musim menunjukkan bahwa loyalitas pemirsa tidak cukup jika tidak diimbangi dengan daya tarik bintang. Ke depan, pertanyaannya: akankah Celebrity Big Brother benar-benar kembali, atau justru menjadi korban lain dari perang rating?



