Jajaki Investasi dan Vokasi, IOA Global Incar Jawa Tengah sebagai Hub Manufaktur Teknologi Tinggi
Baca dalam 60 detik
- Perusahaan nirlaba Singapura IOA Global berencana membawa investor manufaktur sepatu berteknologi tinggi dari China ke Jawa Tengah pada Oktober mendatang.
- Kerja sama tidak hanya mencakup investasi fisik, tetapi juga pengembangan SDM melalui program pendidikan vokasi dan pertukaran tenaga ahli dengan Fujian.
- Jawa Tengah menawarkan hampir 1.500 lembaga vokasi dan BLK untuk menjamin ketersediaan tenaga kerja terampil, sejalan dengan target investasi jangka panjang.

Perusahaan nirlaba asal Singapura, Impact of Asia Limited (IOA) Global Pte Ltd, mulai memetakan peluang investasi jangka panjang di Jawa Tengah dengan fokus pada manufaktur berteknologi tinggi dan pengembangan pendidikan vokasi. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya provinsi tersebut menarik modal asing yang tidak hanya membangun pabrik, tetapi juga memperkuat ekosistem sumber daya manusia.
Dalam audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Selasa (14/7), Executive Chairman IOA Global Daryl Tan Chen Ming mengungkapkan bahwa kunjungan delegasinya merupakan tahap awal untuk menjajaki kerja sama dengan mitra dari Fujian dan Xiamen, China. Rencana detail akan difinalisasi pada Oktober ketika mitra-mitra potensial, termasuk produsen sepatu berteknologi tinggi, dijadwalkan datang langsung ke Jawa Tengah.
โKami tidak hanya membicarakan investasi, tetapi juga pendidikan. Ini proyek jangka panjang yang membutuhkan komitmen bersama,โ ujar Daryl dalam keterangan resmi. Ia menambahkan bahwa Fujian memiliki banyak industri manufaktur maju yang cocok dikembangkan di Jawa Tengah, didukung oleh infrastruktur dan kawasan industri yang sudah mapan.
Selain investasi fisik, kerja sama ini juga menyasar pengembangan sumber daya manusia. Generasi muda Jawa Tengah berpeluang mengikuti pendidikan atau pelatihan di China, sementara tenaga ahli China akan memberikan pelatihan teknologi baru di Jawa Tengah. Daryl menyebut keluarganya telah mengelola sekitar 120 sekolah dan perguruan tinggi di Xiamen selama lebih dari satu abad, membuka peluang pertukaran mahasiswa, dosen, dan pengetahuan dengan perguruan tinggi di Jawa Tengah.
Chief Executive IOA Global Razali Ramli menambahkan bahwa kedekatan budaya antara masyarakat Jawa Tengah dan Fujian menjadi faktor perekat. Banyak pengusaha Fujian yang sudah memiliki jaringan usaha di wilayah tersebut, sehingga proses adaptasi diyakini lebih mudah. โBudaya yang mirip akan memudahkan investor dan masyarakat untuk bekerja sama,โ ujarnya.
Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah memberikan kepastian hukum, keamanan, dan pendampingan perizinan. Pemprov Jateng akan menawarkan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang sesuai dengan kebutuhan investor. Prioritas diberikan pada industri padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, didukung oleh jaringan BLK yang dirancang agar lulusannya siap pakai. โBLK kami menjamin keterampilan tenaga kerja agar bisa langsung diterima perusahaan,โ kata Luthfi.
Ke depan, keberhasilan penjajakan ini akan sangat bergantung pada realisasi kunjungan mitra pada Oktober dan kemampuan Jawa Tengah mempertahankan iklim investasi yang kondusif. Apakah kerja sama ini akan menjadi model baru investasi asing yang mengintegrasikan pendidikan dan industri di Indonesia? Waktu yang akan menjawab.



