Dortmund Beri Izin Adeyemi Cari Klub Baru: Sinyal Perombakan Skuad?
Baca dalam 60 detik
- Borussia Dortmund mengizinkan Karim Adeyemi melakukan negosiasi transfer dengan klub lain, menandai potensi kepergian pemain sayap tersebut.
- Keputusan ini diambil di tengah persiapan musim baru, dengan Adeyemi absen dari sesi tes awal karena izin khusus.
- Langkah ini bisa memicu pergerakan bursa transfer Bundesliga, terutama jika klub-klub Eropa lain tertarik pada pemain berusia 24 tahun itu.

Borussia Dortmund secara resmi memberikan izin kepada Karim Adeyemi untuk menjajaki opsi kepindahan ke klub lain, sebuah langkah yang mengindikasikan perubahan besar dalam komposisi skuad Die Borussen menjelang musim 2026/27. Pemain sayap berusia 24 tahun itu tidak tampak dalam sesi tes awal pramusim yang digelar pada 12 Agustus lalu di markas latihan Brackel, karena telah mendapat cuti khusus untuk berdiskusi dengan calon pembeli.
Adeyemi, yang tidak masuk dalam skuad Jerman untuk Piala Dunia 2026, menjadi salah satu nama yang dikabarkan akan hengkang setelah performanya yang naik turun di Signal Iduna Park. Meski memiliki kecepatan dan teknik individu yang mumpuni, konsistensi sang pemain kerap dipertanyakan. Keputusan Dortmund membuka pintu keluar ini bisa menjadi sinyal bahwa pelatih Niko Kovač tengah merancang ulang lini serang tim.
Selain Adeyemi, gelandang muda Kjell Wätjen juga mendapat lampu hijau untuk mencari klub baru. Wätjen, yang menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Bochum (Bundesliga 2), tampaknya tidak masuk dalam rencana jangka panjang Dortmund. Langkah ini menunjukkan bahwa Dortmund tidak hanya fokus pada pemain bintang, tetapi juga merampingkan skuad dengan melepas pemain yang dianggap tidak lagi sesuai proyek.
Bagi pengamat sepak bola Jerman, langkah ini tidak sepenuhnya mengejutkan. Adeyemi direkrut dari Red Bull Salzburg pada 2022 dengan harga sekitar 30 juta euro, namun kontribusinya kerap di bawah ekspektasi. Musim lalu ia hanya mencetak 5 gol di Bundesliga, angka yang jauh dari standar pemain sayap top. Dengan kontrak yang masih tersisa hingga 2027, Dortmund kemungkinan ingin memanfaatkan nilai jualnya sebelum menurun.
Dari sisi taktis, kepergian Adeyemi bisa membuka ruang bagi pemain muda seperti Jamie Bynoe-Gittens atau rekrutan anyar. Kovač, yang dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan disiplin dan kerja keras tim, mungkin menilai Adeyemi kurang cocok dengan sistemnya. Sementara itu, Wätjen yang baru menjalani debut Bundesliga pada 2024, juga tampaknya akan mencari menit bermain lebih banyak di klub lain.
Bagi pembaca di Indonesia, kabar ini relevan karena Adeyemi sempat dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa, termasuk yang memiliki basis penggemar luas di Asia. Jika ia pindah ke klub seperti AC Milan atau Chelsea, sorotan media Indonesia pun akan meningkat. Selain itu, langkah Dortmund melepas pemain muda seperti Wätjen mengingatkan pada strategi klub-klub Eropa yang kerap meminjamkan atau menjual pemain potensial untuk mengembangkan karier mereka.
“Ini adalah keputusan yang sudah diantisipasi. Adeyemi butuh lingkungan baru untuk mengembalikan performa terbaiknya, sementara Dortmund perlu merombak skuad agar lebih kompetitif,” ujar seorang analis sepak bola Jerman yang enggan disebutkan namanya.
Dortmund sendiri akan memulai musim kompetitif dengan menghadapi Bayern Munchen di Piala Super Franz Beckenbauer pada 22 Agustus, setelah sebelumnya menjalani tur pramusim ke Jepang. Pertandingan itu akan menjadi ujian awal bagi skuad anyar Kovač. Pertanyaan besarnya: akankah Adeyemi masih berseragam hitam-kuning saat laga itu digelar, atau ia sudah memastikan kepindahan sebelum bursa transfer ditutup?



