Haris Tabakovic Tinggalkan Bundesliga, Gabung RB Salzburg Usai Musim Gemilang
Baca dalam 60 detik
- Striker Bosnia-Herzegovina Haris Tabakovic resmi pindah ke RB Salzburg dengan kontrak tiga tahun setelah dipinjamkan Hoffenheim ke Borussia Mönchengladbach.
- Musim lalu, Tabakovic mencetak 13 gol dalam 32 laga bersama Gladbach, menjadi kunci performa tim dan menarik minat klub Austria tersebut.
- Kepergiannya menambah daftar pemain Bundesliga yang merapat ke Salzburg, setelah sebelumnya Nikolas Veratschnig dari Mainz juga bergabung.

Haris Tabakovic resmi mengakhiri petualangannya di Bundesliga Jerman dan memulai babak baru bersama RB Salzburg di Liga Austria. Striker asal Bosnia-Herzegovina itu menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan klub raksasa Austria tersebut, setelah sebelumnya memperkuat Hoffenheim, Hertha Berlin, dan Borussia Mönchengladbach selama tiga musim di Jerman.
Tabakovic meninggalkan Hoffenheim setelah musim peminjaman yang impresif bersama Gladbach. Dalam 32 penampilan di semua kompetisi, ia berhasil membukukan 13 gol—catatan yang menjadi bukti kebangkitan performanya setelah masa sulit di Hoffenheim. Sebelum dipinjamkan, Tabakovic hanya mampu mencetak tiga gol dalam 22 pertandingan bersama klub yang berbasis di Sinsheim tersebut. Kini, ia diharapkan dapat mempertahankan ketajamannya di Salzburg, klub yang dikenal sebagai lumbung bakat dan sering menjadi batu loncatan menuju liga top Eropa.
Direktur Olahraga Hoffenheim, Paul Pajduch, memberikan apresiasi atas kontribusi Tabakovic selama berseragam biru-putih. "Haris adalah pribadi yang luar biasa. Saya berterima kasih atas dedikasinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya," ujarnya dalam pernyataan resmi klub. Pujian tersebut menegaskan bahwa meskipun performanya tidak maksimal di Hoffenheim, sikap profesional Tabakovic tetap dihargai.
Perjalanan Tabakovic di Jerman dimulai dari Hertha Berlin, di mana ia tampil gemilang di kasta kedua Bundesliga. Dalam 39 pertandingan, ia mencatatkan 25 gol dan delapan assist, performa yang membuat Hoffenheim merekrutnya pada musim panas 2024. Namun, adaptasi di Bundesliga 1 tidak berjalan mulus, sehingga ia harus menjalani masa peminjaman ke Gladbach. Di sana, Tabakovic justru menemukan kembali sentuhan terbaiknya, membuktikan bahwa ia layak bersaing di level tertinggi.
Kepindahan Tabakovic ke Salzburg juga menjadi sinyal bahwa klub Austria tersebut serius memperkuat lini depan. Sebelumnya, Salzburg telah mendatangkan Nikolas Veratschnig dari Mainz. Dengan gaya bermain Salzburg yang mengandalkan pressing tinggi dan transisi cepat, Tabakovic—yang memiliki postur ideal dan naluri gol tajam—diprediksi akan menjadi sosok penting dalam skema pelatih. Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan pemain seperti Tabakovic kerap menjadi tolok ukur dinamika transfer di Eropa, terutama bagaimana pemain yang sempat terpuruk bisa bangkit dan pindah ke klub bergengsi.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Tabakovic mampu mempertahankan konsistensi seperti saat di Gladbach? Dengan durasi kontrak tiga tahun, ia memiliki waktu untuk membuktikan bahwa musim gemilangnya bukan sekadar kilasan singkat. Jika berhasil, bukan tidak mungkin ia akan kembali menjadi incaran klub-klub Bundesliga atau bahkan liga top lainnya.



