Genoa Gaet Hamed Traore: Gelandang Mahal yang Kini Turun Kasta
Baca dalam 60 detik
- Hamed Junior Traore akan menjalani tes medis di Genoa pada Senin, siap bergabung dengan opsi pembelian senilai hingga โฌ10 juta dari Marseille.
- Pemain Pantai Gading itu sempat dibeli Bournemouth โฌ25,6 juta pada 2023, namun cedera berulang membuat kariernya mandek.
- Kepindahan ini menjadi ujian bagi Traore untuk bangkit di Serie A, sekaligus peluang bagi Genoa mendapatkan gelandang bertalenta dengan harga miring.

Gelandang asal Pantai Gading, Hamed Junior Traore, dijadwalkan tiba di Italia pada Senin untuk menjalani tes medis bersama Genoa. Langkah ini menjadi penutup dari kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian yang diteken kedua klub, Olympique Marseille dan Genoa, dengan nilai mencapai โฌ10 juta.
Kesepakatan ini menarik karena Traore bukanlah pemain sembarangan. Pada 2023, Bournemouth rela merogoh kocek โฌ25,6 juta untuk memboyongnya dari Sassuolo. Namun, cedera berulang membuat kariernya di Inggris tak sesuai harapan. Ia hanya tampil 10 kali di Premier League sebelum akhirnya dipinjamkan ke Napoli dan kemudian dijual ke Marseille dengan harga โฌ7,7 juta musim panas lalu.
Kini, di usia 26 tahun, Traore kembali ke Serie A, liga yang membesarkan namanya. Ia memulai karier di akademi Empoli, lalu menonjol di Sassuolo, sempat singgah di Napoli, dan juga merasakan atmosfer Ligue 1 bersama Auxerre. Pengalaman tersebut menjadi modal berharga bagi Genoa yang tengah membangun skuad di bawah arahan Daniele De Rossi.
Bagi Genoa, langkah ini tergolong cerdas. Mereka mendapatkan pemain dengan kualitas teknis tinggi yang pernah bersinar di Serie A, namun dengan risiko cedera yang sudah diperhitungkan. Opsi pembelian yang tidak terlalu besar โ sekitar โฌ10 juta โ memberi fleksibilitas bagi klub untuk mengevaluasi performanya selama masa pinjaman. Jika Traore pulih dan tampil konsisten, nilai tersebut bisa menjadi investasi murah untuk pemain yang sempat dihargai tiga kali lipat.
Di sisi lain, kepindahan ini juga menjadi sorotan bagi penggemar sepak bola Indonesia yang kerap mengikuti pergerakan pemain Afrika di Eropa. Traore, yang memperkuat Pantai Gading di Piala Afrika, menjadi contoh bagaimana cedera bisa mengubah lintasan karier pesepak bola. Kisahnya juga mengingatkan pada beberapa pemain asing di Liga Indonesia yang pernah mengalami nasib serupa: datang dengan ekspektasi tinggi, namun terhambat cedera.
De Rossi, pelatih anyar Genoa, tentu berharap Traore bisa menjadi motor serangan timnya. Gelandang bertipe box-to-box ini dikenal memiliki visi bermain yang baik dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Jika ia mampu beradaptasi cepat dan menjaga kebugaran, bukan tidak mungkin Genoa akan mempermanenkannya di akhir musim.
Pertanyaan yang kini mengemuka: mampukah Traore bangkit dari keterpurukan dan membuktikan bahwa harga โฌ25,6 juta yang pernah dibayarkan Bournemouth bukanlah sebuah kesalahan? Ataukah cedera akan kembali menghantuinya? Jawabannya akan mulai terlihat dalam beberapa pekan ke depan saat Serie A bergulir.



