Raffi Quirke Dipanggil Timnas Inggris Hadapi Argentina, Gantikan Mitchell yang Cedera
Baca dalam 60 detik
- Pemain scrum-half Raffi Quirke masuk skuad Inggris untuk Nations Championship melawan Argentina setelah Alex Mitchell mengalami cedera hamstring.
- Quirke, yang baru bergabung dengan Newcastle Red Bulls, memiliki dua caps internasional dan pernah menjadi scrum-half termuda Inggris dalam 90 tahun terakhir.
- Pertandingan melawan Argentina menjadi ujian terakhir Inggris di musim panas ini, dengan opsi lain di posisi yang sama adalah Jack van Poortvliet dan Ben Spencer.

Pelatih kepala timnas rugby Inggris, Steve Borthwick, kembali memanggil Raffi Quirke untuk memperkuat skuad dalam laga Nations Championship melawan Argentina akhir pekan depan. Pemanggilan ini menjadi solusi cepat setelah scrum-half utama, Alex Mitchell, dipastikan absen akibat cedera hamstring yang dialaminya saat menghadapi Fiji pekan lalu.
Mitchell mengalami cedera pada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak Inggris 73-8 di Liverpool, Sabtu (6/7). Cedera tersebut memaksanya keluar lapangan lebih awal dan membuat Borthwick harus mencari pengganti. Quirke, yang sebelumnya juga menggantikan Mitchell pada ajang Six Nations awal tahun ini, dinilai sebagai pilihan paling logis mengingat pengalamannya di level internasional.
Quirke, 24 tahun, baru saja pindah dari Sale Sharks ke Newcastle Red Bulls dan akan memulai musim baru bersama klub barunya. Meski usianya masih muda, ia sudah mengoleksi dua caps internasional. Debutnya pada 2021 lalu mencatatkan sejarah sebagai scrum-half termuda Inggris dalam lebih dari 90 tahun. Performanya di laga pramusim melawan Prancis XV bulan lalu juga menjadi pertimbangan Borthwick.
Selain Quirke, Borthwick masih memiliki dua opsi lain di posisi scrum-half, yakni Jack van Poortvliet dari Leicester Tigers dan Ben Spencer dari Bath Rugby. Ketiganya akan bersaing untuk mengisi satu tempat di starting line-up saat Inggris menghadapi Argentina pada pertandingan terakhir tur musim panas ini. Laga tersebut akan digelar di Estadio รnico Madre de Ciudades, Santiago del Estero, Argentina.
Bagi penggemar rugby di Indonesia, dinamika skuad Inggris ini menarik untuk diikuti, terutama karena Nations Championship merupakan ajang baru yang menggantikan turnamen persahabatan tradisional. Dengan format kompetitif yang melibatkan tim-tim terbaik dunia, turnamen ini berpotensi meningkatkan popularitas rugby di Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang tengah mengembangkan olahraga ini.
Pertandingan melawan Argentina akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Inggris. Tanpa Mitchell yang menjadi andalan, Borthwick harus memastikan lini belakang tetap solid. Quirke, dengan pengalaman dan kecepatannya, diharapkan mampu mengisi kekosongan tersebut. Akankah ia mampu membuktikan diri layak menjadi pilihan utama? Jawabannya akan terlihat di lapangan hijau Santiago del Estero.



