Tuchel Lega: Skuad Inggris Hampir Penuh jelang Perempat Final Piala Dunia Lawan Norwegia
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Thomas Tuchel mengonfirmasi hanya Jarell Quansah yang absen akibat skorsing, sementara pemain kunci seperti Declan Rice dan Marc Guehi siap tampil.
- Kondisi ini menjadi modal berharga bagi Inggris yang ingin melanjutkan tren positif setelah mengalahkan Meksiko di babak 16 besar.
- Laga melawan Norwegia akan menjadi ujian nyata sejauh mana kesiapan fisik dan mental The Three Lions menuju semifinal.

Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, memastikan bahwa skuadnya dalam kondisi hampir sempurna menjelang laga perempat final Piala Dunia melawan Norwegia, Sabtu (11/7) waktu setempat. Hanya bek Jarell Quansah yang dipastikan absen akibat akumulasi kartu merah yang diterimanya saat melawan Meksiko di babak 16 besar.
Kabar ini menjadi angin segar bagi pendukung The Three Lions setelah sebelumnya beberapa pemain kunci menjalani latihan terpisah. Gelandang Declan Rice serta bek Marc Guehi dan Reece James memang tidak berlatih penuh pada Kamis, namun pada Jumat seluruh pemain—kecuali Jordan Henderson yang mengalami patah lengan akibat kecelakaan usai laga kontra Meksiko—sudah bergabung dalam sesi latihan penuh di Miami Stadium.
“Ini kabar terbaik. Kami memiliki semua pemain yang tersedia dalam latihan, dan itu tentu kami sukai,” ujar Tuchel dalam konferensi pers. “Kami punya pilihan penuh kecuali pemain yang diskors. Itu kabar baik.”
Tuchel menegaskan bahwa timnya masih memiliki ambisi besar setelah mengalahkan Meksiko di babak sebelumnya. “Kami mengambil langkah besar di pertandingan terakhir, tapi itu hanya satu langkah. Kami masih lapar, masih punya mimpi, dan masih punya tujuan besar yang harus diperjuangkan. Langkah selanjutnya adalah memenangkan perempat final,” tambahnya.
Pelatih asal Jerman itu juga mengakui bahwa persaingan di Piala Dunia semakin ketat. “Hanya enam tim tersisa sekarang. Anda melihat tim-tim besar sudah tersingkir. Sebagian dari diri Anda ingin bangga dan menerima bahwa berada di perempat final adalah sebuah langkah. Tapi sebagian lain merasa itu belum cukup. Lebih, lebih, dan lebih. Kami fokus pada besok,” kata Tuchel.
Bagi Indonesia, kesuksesan Inggris di Piala Dunia kerap menjadi sorotan karena banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengidolakan pemain-pemain seperti Harry Kane dan Jude Bellingham. Kehadiran pemain naturalisasi keturunan Indonesia di masa depan juga kerap dikaitkan dengan prestasi tim-tim Eropa. Meski demikian, perjalanan Inggris masih panjang: jika lolos, mereka akan berhadapan dengan Argentina atau Swiss di semifinal, dan berpotensi bertemu Prancis atau Spanyol di final.
“Saya mencoba membangun platform bagi mereka untuk menunjukkan kualitas. Anda bisa lihat, terutama di kampanye Piala Dunia kami, kami bisa bermain sepak bola ofensif, kami bisa agresif. Mentalitas, kebersamaan, daya saing, semangat juang, dan kegigihan adalah bagian dari sepak bola Inggris,” ujar Tuchel menegaskan identitas timnya.
Tuchel enggan membeberkan siapa yang akan menggantikan Quansah di posisi bek kanan. Namun, dengan kembalinya Reece James ke skuad utama, opsi untuk menempatkan pemain Chelsea itu sebagai starter terbuka lebar. Pertandingan melawan Norwegia diprediksi berlangsung ketat, mengingat Norwegia tampil solid sepanjang turnamen dengan mengandalkan duet Erling Haaland dan Martin Ødegaard.
Akankah Inggris mampu melewati ujian Norwegia dan melanjutkan misi merebut trofi Piala Dunia? Tuchel dan anak asuhnya akan menjawabnya di lapangan.



