Pembajakan Chelsea Gagalkan Transfer Palestra ke Inter, Agen Murka
Baca dalam 60 detik
- Marco Palestra batal bergabung ke Inter Milan setelah Chelsea menawarkan nilai transfer lebih tinggi dan gaji dua kali lipat.
- Agen Palestra, Alessandro Lucci, membantah tudingan Inter bahwa pemain dan agennya mengingkari kesepakatan lisan.
- Kegagalan Inter mencapai kesepakatan dengan Atalanta selama 45 hari membuka celah bagi Chelsea untuk mengambil alih transfer.

Kesepakatan transfer Marco Palestra ke Inter Milan gagal total setelah Chelsea datang dengan tawaran yang jauh lebih menggiurkan, memicu kemarahan agen sang pemain dan kritik pedas dari presiden Inter. Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui kantor berita ANSA, agen Alessandro Lucci membantah keras tuduhan bahwa ia dan kliennya mengingkari komitmen verbal.
Inter Milan sebelumnya dikabarkan hampir mencapai kata sepakat dengan Atalanta untuk merekrut gelandang Italia berusia 22 tahun itu dengan nilai transfer โฌ40 juta plus bonus โฌ5 juta. Namun, di menit-menit akhir bursa transfer, Chelsea melompat dengan proposal yang dilaporkan bernilai โฌ10 juta lebih tinggi, serta menawarkan gaji dua kali lipat dari yang disiapkan Inter. Situasi ini membuat Presiden Inter Beppe Marotta melontarkan kritik pedas dalam konferensi pers, menyebut pemain dan agennya telah mengingkari kesepakatan lisan.
โAmbil contoh kasus Palestra. Ini adalah hasil dari keputusan yang dibuat oleh pemain, yang mundur dari kesepakatan lisan,โ ujar Marotta, seperti dikutip media Italia. โAgennya seharusnya bisa mengarahkannya ke jalur yang berbeda, tetapi memilih jalan ini. Kami harus menerima kenyataan melihat pemain Italia lainnya pindah ke liga yang tidak bersaing langsung dengan kami.โ
Lucci, yang telah menjalin hubungan profesional dengan Marotta selama 25 tahun, mengaku terkejut dan sedih dengan pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa negosiasi antara Inter dan Atalanta tidak pernah mencapai titik final. โSelama 45 hari, kedua klub yang berkomunikasi setiap hari tidak pernah bisa mencapai kesepakatan definitif,โ kata Lucci. โHal ini memungkinkan Chelsea, yang kontaknya baru dimulai dua minggu sebelumnya, untuk masuk di hari-hari terakhir dan menyegel kesepakatan dengan Atalanta, pemain, dan kami.โ
Lucci juga mengungkapkan bahwa ia telah memberi tahu kedua klub sejak awal tentang keterlibatan Chelsea. Ia berharap semua pihak dapat melupakan insiden ini dan fokus ke masa depan tanpa saling serang. โSaya berharap kita semua bisa membalik halaman dan melihat ke depan dengan tenang, tanpa serangan lebih lanjut sebagai dalih terhadap pemain yang pantas dihormati,โ pungkasnya.
Kegagalan Inter mencapai kesepakatan dengan Atalanta bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Inter juga gagal merekrut Ademola Lookman dan Ederson dari klub yang sama. Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kasus ini menjadi pelajaran tentang dinamika bursa transfer Eropa, di mana klub kaya seperti Chelsea bisa dengan mudah membajak pemain incaran rival. Persaingan ketat di Liga Italia dan Premier League juga menunjukkan betapa sulitnya klub Italia mempertahankan talenta lokal dari godaan finansial klub Inggris.
Ke depan, Inter harus mengevaluasi strategi negosiasi mereka agar tidak terus kehilangan pemain incaran. Sementara itu, Palestra akan memulai petualangan baru di Stamford Bridge bersama Chelsea, yang berpotensi memperkuat lini tengah mereka. Pertanyaannya, mampukah Inter bangkit dari kegagalan ini dan tetap bersaing di papan atas Serie A?



