AC Milan Resmi Dapatkan Mario Gila dari Lazio: Biaya Transfer Rp520 Miliar, Real Madrid Kebagian Jatah
Baca dalam 60 detik
- Bek tengah Mario Gila resmi berseragam AC Milan setelah ditebus dari Lazio dengan paket transfer senilai โฌ30 juta, termasuk bonus.
- Kesepakatan ini menguntungkan Real Madrid yang masih memegang 50 persen hak atas penjualan Gila, sehingga mendapat bagian โฌ15 juta.
- Gila memilih proyek Milan dan pelatih Ruben Amorim di atas tawaran Napoli, Juventus, dan Atalanta, menandatangani kontrak lima tahun dengan gaji โฌ5 juta per musim.

AC Milan resmi mengumumkan kedatangan Mario Gila dari Lazio dengan nilai transfer mencapai โฌ30 juta, atau setara Rp520 miliar. Bek tengah berusia 25 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga 2030, dengan opsi perpanjangan. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Rossoneri di bawah arahan pelatih anyar Ruben Amorim untuk memperkuat lini pertahanan.
Kesepakatan transfer ini menarik karena melibatkan klausul khusus yang menguntungkan Real Madrid. Sebagai mantan klub yang membesarkan Gila sejak usia muda, Madrid berhak atas 50 persen dari biaya transfer. Artinya, dari total โฌ30 juta yang dibayarkan Milan, separuhnya atau โฌ15 juta akan mengalir ke Santiago Bernabรฉu. Real Madrid sebelumnya melepas Gila ke Lazio pada 2022 dengan harga murah, hanya โฌ6 juta.
Gila sendiri merupakan produk akademi La Fabrica. Selama membela Lazio, ia tampil dalam 120 pertandingan kompetitif dan menjadi pilar di lini belakang. Kontraknya bersama Biancocelesti akan habis pada akhir musim ini, sehingga kepergiannya sudah diperkirakan. Milan bergerak cepat setelah Gila menunjukkan ketertarikan pada proyek yang ditawarkan, mengalahkan rival seperti Napoli, Juventus, dan Atalanta yang juga memburunya.
Bagi Milan, perekrutan Gila menjadi langkah strategis untuk memperkuat pertahanan yang musim lalu kerap kebobolan. Kehadirannya diharapkan bisa berduet dengan Fikayo Tomori atau Malick Thiaw. Sementara itu, Lazio harus rela kehilangan pemain kunci tanpa biaya besar karena kontraknya yang hampir habis. Klub ibu kota Italia itu hanya menerima bersih sekitar โฌ15 juta setelah dipotong hak Madrid.
Dari sisi bisnis, transfer ini menunjukkan pola baru di pasar pemain Eropa: klub-klub besar seperti Real Madrid semakin cerdas dengan menyertakan klausul penjualan kembali. Strategi serupa juga mulai diterapkan oleh klub-klub Indonesia, meski dalam skala lebih kecil. Ke depannya, model seperti ini bisa menjadi acuan bagi klub-klub Asia Tenggara untuk memaksimalkan keuntungan dari pemain muda berbakat.
Dengan kontrak baru ini, Gila akan menjadi salah satu bek dengan gaji tertinggi di skuad Milan. Ia dijadwalkan menjalani debut dalam laga uji coba pramusim melawan Real Madrid di Amerika Serikat. Pertanyaannya, akankah ia mampu membuktikan nilai transfernya dan menjadi pilar pertahanan Milan dalam jangka panjang?



