Kapten Matthews Cetak 159, West Indies Gilas Irlandia di ODI Pertama
Baca dalam 60 detik
- Hayley Matthews mencatat 159 run dan tiga wicket, membawa West Indies menang sembilan wicket atas Irlandia.
- Kemenangan ini menjadi modal berharga West Indies untuk mengunci seri tiga pertandingan di Bready.
- Penampilan Matthews menjadi sorotan sebagai salah satu innings tertinggi dalam sejarah ODI wanita West Indies.

Kapten West Indies, Hayley Matthews, tampil gemilang dengan mencetak 159 run dan mengambil tiga wicket, membawa timnya menghancurkan Irlandia dalam pertandingan pertama One Day International (ODI) wanita di Bready, Jumat (7/6). Kemenangan telak sembilan wicket ini sekaligus menunjukkan dominasi West Indies di seri tiga pertandingan tersebut.
Irlandia yang memenangkan lemparan koin dan memilih batting terlebih dahulu, hanya mampu bertahan selama 49 over dengan total 269 run. Amy Hunter nyaris mencetak century keduanya di ODI, tetapi harus puas dengan 96 run sebelum akhirnya di-bowling oleh Afy Fletcher. Fletcher menjadi bintang bowling dengan empat wicket, sementara Matthews menyumbang tiga wicket. Meskipun kehilangan Laura Forbes yang run out di awal, Irlandia sempat menunjukkan perlawanan berkat kontribusi kapten Gaby Lewis yang merayakan penampilan ke-200 dengan 39 run, dan Hunter yang tampil agresif. Namun, setelah Hunter tersingkir, Irlandia hanya mampu menambah 25 run sebelum semua wicket jatuh.
Menghadapi target 270, West Indies tampil tanpa ampun. Matthews yang membuka innings bersama Realeanna Grimmond langsung mendominasi. Matthews memukul 159 run dari 123 bola, termasuk 18 four dan 5 six, sementara Grimmond mendukung dengan 91 run dari 107 bola. Satu-satunya wicket yang hilang adalah Grimmond yang ditangkap oleh Hunter dari lemparan Louise Little. Matthews kemudian ditemani oleh legenda Stafanie Taylor, yang menyaksikan kaptennya menyelesaikan pertandingan dengan gemilang. Innings Matthews menjadi yang tertinggi kedua dalam sejarah ODI wanita West Indies, hanya kalah dari rekor Taylor yang mencapai 177 run.
Kemenangan ini memberikan keunggulan 1-0 bagi West Indies dalam seri tiga pertandingan. Pertandingan kedua akan berlangsung pada hari Minggu di Bready, di mana West Indies berpeluang mengunci seri. Bagi Irlandia, kekalahan ini menjadi pukulan telak, terutama setelah performa impresif Hunter dan Lewis. Namun, ketidakmampuan bowling Irlandia untuk membendung agresivitas Matthews dan Grimmond menjadi catatan serius yang harus diperbaiki sebelum pertandingan berikutnya.
Bagi penggemar kriket di Indonesia, dominasi Matthews mengingatkan pada pentingnya memiliki pemain kunci yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Meskipun kriket belum sepopuler di Indonesia, performa seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan olahraga ini di tanah air, terutama dalam kategori wanita. Ke depannya, apakah Irlandia mampu bangkit dan memperpanjang seri, atau West Indies akan terus mendominasi? Pertandingan Minggu nanti akan menjadi jawabannya.



