Jersey Norwegia Ludes Terjual, Antrean 600 Meter Warnai Euforia Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Permintaan jersey timnas Norwegia melonjak drastis setelah kemenangan atas Brasil, menyebabkan stok habis di berbagai gerai Eropa.
- Antrean sepanjang 600 meter di Oslo menunjukkan fanatisme suporter, dengan beberapa rela menginap demi mendapatkan jersey edisi Piala Dunia.
- Fenomena ini mencerminkan daya tarik global Erling Haaland dan potensi pasar jersey sepak bola yang menggiurkan, termasuk di Indonesia.

Euforia Piala Dunia 2026 mencapai puncaknya di Norwegia: jersey timnas negara tersebut ludes terjual di seluruh Eropa hanya dalam hitungan minggu, menyisakan antrean panjang dan harga selangit di pasar gelap. Fenomena ini terjadi tepat sebelum laga perempat final melawan Inggris yang dinanti-nantikan.
Asosiasi Sepak Bola Norwegia (NFF) mengakui telah salah memperkirakan animo publik. Sejak diluncurkan pada Maret lalu, jersey kandang berwarna merah dengan silang biru khas Norwegia itu nyaris tidak pernah tersedia di Nike maupun pengecer resmi lainnya. Direktur Komersial NFF, Runar Pahr Andresen, kepada TV2 menyebut permintaan "melampaui semua proyeksi" dan mencatatkan rekor pemesanan tertinggi tahun ini.
Pemicu utamanya adalah performa gemilang Norwegia yang menumbangkan Brasil di babak sebelumnya, ditambah magnet superstar Erling Haaland. Setiap kali pasokan baru tiba, kerumunan langsung menyerbu toko. Di Oslo, Torshov Sport menerima kiriman pada Selasa lalu, namun keesokan harinya antrean membentang hingga 600 meter—melewati beberapa blok. Beberapa penggemar nekat membawa kursi lipat dan menunggu selama 12 jam.
Manajer toko Anders Lilleberg menggambarkan atmosfer yang belum pernah ia saksikan selama bertahun-tahun berkarir. "Benar-benar gila," ujarnya kepada VG. Toko tersebut kini membuka pendaftaran untuk pengiriman berikutnya, namun tidak bisa menjamin jersey akan tiba sebelum laga Sabtu melawan Inggris.
Kenaikan penjualan juga terlihat dari angka: tahun ini NFF memesan sekitar 250.000 unit jersey, lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 50.000 unit. Andresen menegaskan asosiasi belum pernah meraup keuntungan sebanyak ini dari penjualan jersey.
Kelangkaan ini memicu aksi spekulasi. Jersey kandang edisi stadion yang semula dibanderol £89,99 ($100) kini dijual di situs resale hingga £355 ($476). Sementara jersey tandang hitam—yang juga langka—dihargai £231 ($310) sebelum ongkos kirim dan pajak. Nike sendiri mengakui "kekecewaan" para penggemar dan berjanji akan memperbaiki ketersediaan dalam beberapa hari ke depan.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, fenomena ini memberikan gambaran betapa besarnya kekuatan pasar jersey timnas negara kecil yang didorong oleh satu bintang global. Meski tidak ada keterlibatan langsung, antusiasme serupa kerap terlihat saat jersey timnas Indonesia atau klub Eropa favorit dirilis. Namun, perbedaan pasokan dan daya beli membuat fenomena antrean sepanjang itu jarang terjadi di Tanah Air.
Laga perempat final antara Norwegia dan Inggris akan digelar Sabtu dini hari WIB di Hard Rock Stadium, Miami. Pertandingan ini tidak hanya menentukan langkah menuju semifinal, tetapi juga menjadi ujian apakah euforia jersey ini akan berlanjut—atau justru meredup jika Norwegia tersingkir.



