Jude Bellingham: Dari Bundesliga ke Mahkota Gelandang Terbaik Dunia
Baca dalam 60 detik
- Bellingham memulai karier gemilang di Borussia Dortmund sejak usia 17 tahun, mencatat rekor sebagai pemain termuda dengan 92 penampilan Bundesliga.
- Kemampuan all-around-nya—dari merebut bola hingga mencetak gol—membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga 2022/23.
- Setelah sukses di Real Madrid, ia kini membidik Piala Dunia 2026 sebagai target berikutnya bersama Timnas Inggris.

Jude Bellingham, gelandang serba bisa asal Inggris, telah membuktikan diri sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya setelah menempuh perjalanan karier yang matang di Borussia Dortmund sebelum bergabung dengan Real Madrid. Dalam tiga musim di Bundesliga, ia tidak hanya mengukir rekor demi rekor, tetapi juga menunjukkan kedewasaan yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Bellingham tiba di Dortmund pada musim panas 2020 sebagai remaja 17 tahun yang baru meninggalkan Birmingham City. Dalam waktu singkat, ia menjadi andalan di lini tengah, mencatatkan 92 penampilan di Bundesliga—terbanyak untuk seorang remaja dalam sejarah liga. Ia juga menjadi pemain termuda yang mencapai 75 pertandingan Bundesliga dan 100 penampilan kompetitif untuk Dortmund. Prestasi ini membuat mantan pelatihnya, Edin Terzić, menjulukinya sebagai "remaja 19 tahun tertua yang pernah saya lihat."
Kemampuan Bellingham tidak terbatas pada satu aspek permainan. Dalam musim 2022/23, ia memenangi 482 duel—terbanyak di Bundesliga—sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak Dortmund dengan 65 tembakan. Ia juga mencatat rata-rata jarak tempuh 10,5 kilometer per pertandingan, menunjukkan stamina luar biasa. Mantan asisten pelatih Dortmund, Otto Addo, menekankan kekuatan mental Bellingham: "Ia sangat percaya diri dan mampu mengatasi kesalahan dengan cepat."
Kepemimpinannya juga menonjol. Pada Oktober 2022, saat kapten Marco Reus dan wakil kapten Mats Hummels absen, Bellingham yang berusia 19 tahun memimpin Dortmund sebagai kapten termuda dalam sejarah Bundesliga. Ia mengaku bahwa kepercayaan dari rekan setim membuatnya percaya bisa mencapai hal tersebut. Mantan pelatih akademi Birmingham, Mike Dodds, mengingat bahwa sejak muda Bellingham memiliki "keinginan kuat untuk menjadi yang terbaik" dan memilih pindah ke Jerman demi perkembangan karier, bukan karena faktor lain.
Keputusan itu terbukti tepat. Setelah memenangi DFB Cup bersama Dortmund dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga 2022/23, Bellingham pindah ke Real Madrid dan langsung meraih gelar La Liga serta Liga Champions. Kini, ia mengincar Piala Dunia 2026 sebagai target berikutnya. Dengan segala pencapaian di usia muda, Bellingham tidak hanya menjadi gelandang terbaik dunia saat ini, tetapi juga simbol bagaimana Bundesliga mampu mencetak talenta kelas dunia.
Pertanyaan yang kini mengemuka: mampukah Bellingham memimpin Inggris meraih trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966? Jika konsistensi dan ambisinya terus terjaga, bukan tidak mungkin ia akan menambah daftar panjang prestasi yang sudah diraihnya.



